11 Tempat Wisata Terpopuler di Yogyakarta Awal Tahun 2018 yang Wajib Dikunjungi

Daerah Istimewa Yogyakarta atau banyak dikenal dengan nama Jogja sering menjadi destinasi wisata yang sungguh mempesona. Buktinya, kota ini selalu ramai dikunjungi para pelancong dari luar kota, terutama pada masa-masa liburan. Ada magnet tersendiri yang menjadi daya tarik Kota Jogja. Tempat wisata, kuliner, budaya dan kesenian, serta arsitektur bangunan yang ada di Jogja bisa membuat para pengunjung semakin jatuh cinta.
Nah, apabila Kamu sedang merencanakan liburan ke Jogja dalam waktu dekat, tak perlu bingung mau ke mana. Berikut ini adalah daftar lengkap tempat wisata di Jogja yang tak boleh dilewatkan, mulai dari wisata sejarah sampai wisata kekinian, berbasis hiburan maupun pengetahuan, untuk anak-anak atau orang dewasa.

1. Keraton Yogyakarta
Destinasi selanjutnya yang mesti dikunjungi saat berlibur ke Jogja adalah Keraton. Tempat ini dikenal sebagai Istana Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan masih menjadi hunian keluarga kerajaan hingga saat ini. Keraton bisa digolongkan sebagai salah satu situs sejarah yang menyimpan tidak sedikit cerita dari masa lampau.

Wisatawan bisa mengelilingi area Keraton dengan membayar karcis masuk sebesar Rp7.000 saja. Setiap hari, tempat wisata di Jogja ini dibuka untuk warga umum pada pukul 09.00 WIB hingga 14.00 WIB. Lokasinya tepat di Jl. Rotowijayan Blok No.1 Panembahan, Kraton. Transportasi umum bisa digunakan oleh pengunjung seperti becak atau delman maupun kendaraan pribadi untuk sampai di objek wisata sejarah ini.

Saat berkunjung ke Keraton, wisatawan bakal disuguhi pemandangan elok khas arsitektur zaman dahulu. Gedung-gedung yang indah dan artistik menjadi latar berfoto yang eksotis. Di dalam Keraton, wisatawan juga bisa melihat-lihat aneka koleksi warisan dari masa lalu yang dipamerkan di ruang khusus.

2. Malioboro
Malioboro merupakan salah satu tempat wisata di Jogja yang dikenal sebagai favorit para wisatawan. Bahkan, hampir seluruh orang yang pernah berkunjung ke kota ini pasti pernah menyambangi Malioboro. Tempat ini dikenal sebagai sebuah kawasan yang menawarkan aneka daya tarik. Pengunjung bisa berbelanja batik, duduk santai di bangku-bangku yang tersedia di trotoar, atau memanjakan lidah dengan berwisata kuliner.

Untuk mencapai Malioboro gampang sekali sebab tempat ini berada tepat di jantung Kota Jogja. Banyak transportasi umum yang menghubungkannya dengan wilayah lain. Sebab jaraknya yang cukup dekat, bahkan, apabila Kamu datang dari luar kota dengan kereta api dan turun di Stasiun Tugu, berjalan kaki ke Malioboro sangat memungkinkan.

Pilihlah waktu pada sore hari sehingga keindahan dan eksotisme destinasi ini semakin terasa berkesan. Selain hal tersebut, Malioboro juga terkenal sebagai tempat berburu oleh-oleh khas Jogja lho.

3. Taman Sari
Konon, Taman Sari merupakan tempat permandian putri-putri raja pada masa lampau. Tidak mengherankan kalau bangunan ini terlihat artistik dan menarik meski kondisinya telah mulai usang dimakan waktu. Tempat wisata di Jogja ini juga kerap digunakan sebagai lokasi foto prewedding oleh pasangan-pasangan yang sedang mempersiapkan pernikahan.

Lokasi Taman Sari berada di Jl. Taman, Kraton, Yogyakarta. Dari Keraton, jaraknya cuma sekitar 1 km saja. Tarif tiket masuk ke dalam Taman Sari cuma sekitar Rp5.000 per orang. Pengunjung bisa datang antara pukul 09.00 WIB hingga 14.00 WIB setiap hari. Bagi yang sekadar mau bersantai di sore hari, Taman Sari juga direkomendasikan.

4. Alun-Alun Kidul
Pada siang hari, tempat ini tidak kelihatan begitu menarik. Cuma ada tanah lapang yang luas dengan 2 pohon beringin yang sungguh gede tumbuh di tengahnya. Tetapi, keramaian bakal mulai terlihat menjelang sore. Sepeda tandem dan becak hias memadati jalanan yang melingkari Alun-alun Kidul.

Di tempat ini terkenal sebuah tradisi setempat yang disebut “masangin”. Ini dikenal sebagai prosesi berjalan lurus melalui 2 pohon beringin dengan mata tertutup. Biasanya, para pengunjung yang mencoba prosesi ini tidak banyak yang sukses dan malah melenceng ke kiri atau ke kanan.

Selain itu, Anda juga bisa menikmati suasana sore sampai malam sambil menikmati wedang ronde atau jagung bakar. Pengalaman berkunjung ke Jogja kali ini disempurnakan oleh nyanyian merdu para pengamen yang menghiasi malam di tempat ini.

5. Pantai Parangtritis
Objek wisata lain di Jogja yang juga cukup populer di kalangan wisatawan adalah Pantai Parangtritis. Ketika sedang berada di Jogja, banyak wisatawan yang menyempatkan diri untuk berkunjung ke objek wisata ini Apa sih yang menarik dari Pantai Parangtritis?
Pada umumnya, daya tarik objek wisata pantai terletak pada pasir putihnya yang membentang. Tetapi, pasir Pantai Parangtritis malah berwarna hitam. Meski demikian, pilihan aktivitas rekreasi yang bisa dilakukan di tempat wisata di Jogja ini cukup tidak sedikit dan aneka. Sejumlah di antaranya merupakan bermain air, mengendarai ATV (All Terrain Vehicle), menyusuri pesisir pantai dengan naik bendi, atau sekadar duduk bersantai menikmati pemandangan indah di sore hari.

Pada malam hari, pengunjung juga bisa menikmati suasana pantai yang menakjubkan. Minimnya cahaya bakal membuat pemandangan langit di malam hari yang dipenuhi bintang terlihat semakin cantik. Sebagai pelengkap, tubuh dihangatkan oleh anda bisa menikmati kerenyahan jagung bakar sembari dengan wedang ronde.

Untuk mencapai tempat wisata ini, pengunjung harus menempuh perjalanan sejauh 27 km dari pusat Kota Jogja ke arah selatan. Sebab ada banyak transportasi umum yang melewati rute ini, namun, jangan khawatir

6. Taman Pintar
Berbeda dengan Taman Sari, Taman Pintar dikenal sebagai tempat liburan di Jogja yang tepat bagi anak-anak dan keluarga. Selain berlibur, berkunjung ke Taman Cerdas bakal menambah pandangan si kecil. Beragam wahana yang tersedia di dalamnya, seperti wahana sinema 3D dan wahana bahari, akan mengajak anak untuk belajar sekaligus bermain.

Taman Pintar bisa dikunjungi pada pukul 09.00 WIB sampai 16.00 WIB setiap hari. Lokasinya merupakan di Jl. Panembahan Senopati No.1-3, tidak terlalu jauh dari Malioboro. Ada tidak sedikit moda transportasi yang bisa digunakan untuk mencapai tempat wisata di Jogja ini, mulai dari bis umum, bis Trans Jogja, taksi, delman, becak, atau kendaraan personal.

Selain bisa mengunjungi wahana-wahana yang tersedia, anak-anak juga bisa melakukan beragam aktivitas menyenangkan dan berguna di Taman Pintar. Misalnya, belajar membatik. Sungguh menarik, bukan?
7. Kebun Binatang Gembiraloka
Melihat keragaman satwa, mulai dari gajah, ular, monyet, pinguin, hingga burung, adalah sesuatu yang menyenangkan, terutama bagi anak-anak. Hal itu bisa diwujudkan dengan berkunjung ke Kebun Binatang Gembiraloka, Yogyakarta. Selain melihat-lihat, pengunjung juga diperbolehkan memberi makan binatang-binatang ini. Bahkan, ada juga peluang untuk berfoto secara langsung dengan beragam satwa itu.

Kebun Binatang Gembiraloka terletak di Jl. Kebun Raya No. 2. Area kebun binatang ini memang cukup luas sehingga bisa menampung puluhan bahkan ratusan jenis satwa. Untuk menuju Gembiraloka, pengunjung bisa memanfaatkan beberapa alat transportasi, tergolong bis. Sesudah pukul, disarankan untuk datang Sebagai biaya masuk, Anda juga mesti membayar tiket Rp30.000 per orang.

Lantaran luasnya area wisata, kereta mini yang disebut Taring digunakan oleh kamu bisa berkeliling. Kereta ini berkeliling di Gembiraloka dan mengangkut pengunjung-pengunjung dari 1 titik ke titik lain. Ada berbagai keseruan lain yang bisa dirasakan saat berkunjung ke kebun binatang Gembiraloka, seperti contohnya perahu boat, kapal katamaran, gajah tunggang, kapal senggol, dan sebagainya.
8. Puncak Becici
Lokasi lain yang ideal sekali untuk melihat Jogja dari ketinggian adalah Puncak Becici. Tempat wisata ini pun menjadi salah satu tempat favorit para wisatawan yang ingin merasakan pengalaman petualangan yang berbeda. Puncak Becici berada di Dusun Gunung Cilik, Desa Gunung Mutuk, Dlingo, Bantul.

Untuk mencapai tempat wisata di Jogja ini, pengunjung bisa melalui Jalan Imogiri Timur, kemudian menuju arah Kebun Buah Mangunan dan Hutan Pinus Mangunan. Pengunjung pada satu area wisata yang sarat dengan pohon-pohon pinus bakal diarahkan petunjuk arah seperti di Bogor. Setelah berjalan sekitar lima belas menit, Kamu akan tiba di Puncak Becici.

Dari Puncak Becici, terlihat pemandangan alam yang sangat menakjubkan. Petak-petak ladang, Gunung Merapi dan Sindoro, serta langit yang biru, menjadi hiasan yang sungguh susah digambarkan dengan kata-kata. Tempat wisata di Jogja yang satu ini memang belum terlalu ramai dan fasilitas yang tersedia juga masih terbatas dan terkesan sederhana.

9. Hutan Pinus Mangunan
Tempat wisata lain yang juga sempat menjadi diskusi adalah Hutan Pinus Mangunan. Lokasinya berada sekitar dua puluh tiga km dari pusat kota. Pengunjung bisa tiba di sana dengan menyusuri jalan Imogiri Timur dan mencari Desa Mangunan, Dlingo.

Apa yang menarik dari tempat wisata di Jogja ini? Seperti namanya, di Hutan Pinus Mangunan ini terdapat deretan pohon-pohon pinus yang menjulang tinggi hingga menutupi seluruh kawasan. Di sini bahkan terdapat satu panggung terbuka yang materialnya secara keseluruhan terbuat dari kayu. Ada pula tempat duduk melingkar yang terbuat dari batang pohon. Di panggung unik ini, sering diadakan acara sastra, sinema, dan pertunjukan musik.

Waktu yang paling tepat untuk berkunjung ke Hutan Pinus Mangunan adalah pada pagi hari sekitar 06.00 WIB sampai 10.00 WIB atau sore hari pada 15.00 WIB hingga 18.00 WIB. Biaya masuk tak ada, Anda cuma perlu membayar parkir sebesar Rp3.000 untuk motor dan Rp10.000 untuk mobil. Selain tersebut, Anda diperbolehkan mengambil foto sepuasnya.

10. Air Terjun Sri Gethuk
Bagi yang senang dengan pemandangan alam yang natural dipadu dengan kesegaran air yang masih jernih, berkunjung ke Air Terjun Sri Gethuk dikenal sebagai pilihan yang tepat. Ini dikenal sebagai salah satu air terjun yang berada di Kampung Bleberan, Playen, Gunungkidul. Letaknya sekitar 40 km dari pusat kota Jogja.

Ada dua pilihan rute bagi pengunjung yang ingin menuju Air Terjun Sri Gethuk. Pertama, menyusuri jalan yang berdampingan dengan sawah-sawah dan deretan pohon kelapa. Pilihan kedua merupakan melewati Sungai Oyo dengan rakit simpel bertenaga mesin. Selama perjalanan singkat ini, pengunjung bakal dimanjakan dengan nuansa alami yang dari pemandangan di sekitar sungai.

Air terjun mengalir di antara tebing-tebing karst. Ukurannya memang tidak terlalu tinggi. Tetapi, hal menarik yang terlihat jelas dikenal sebagai warna bebatuan yang tersusun sangat cantik.

Aktivitas lain yang bisa dilakukan adalah berenang. Kedalaman Sungai Oyo di sekitar air terjun adalah sekitar 10 m. Bagi yang tidak ahli berenang, tersedia pelampung. Untuk mengakses tempat wisata alam di Jogja ini, Kamu cuma perlu membayar Rp5.000 per orang. sementara itu, sewa perahu adalah Rp10.000 per orang.

11. Tebing Breksi
Tebing Breksi tergolong jenis objek wisata yang terbentuk Konon, pada 1980-an, ada aktivitas penambangan batu kapur breksi yang dilakukan oleh warga setempat di Dusun Groyokan, Kelurahan Sambirejo, Prambanan. Oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X, pada Mei 2015, tempat ini diresmikan sebagai cagar adat-istiadat.

Menariknya, pengunjung bisa menikmati berbagai pahatan pengunjung-pengunjung2 lokal di Tebing Breksi. Ada bermacam-macam gambar yang terpahat, contohnya wayang. Karena tampilannya yang unik tersebut, Tebing Breksi pun sering dimanfaatkan sebagai lokasi foto prewedding atau selfie.

Selain bisa menikmati karya seni yang unik, pengunjung juga bisa melihat pemandangan yang mempesona dari puncak tebing, tergolong panorama Candi Ijo dan Candi Ratu Boko. Bahkan, pada bagian dasar terdapat satu amphitheatre yang disebut Tlatar Seneng dan berfungsi sebagai tempat pertunjukan. Tempat wisata ini sungguh cocok dikunjungi pada sore hari karena cuaca lebih bersahabat.

Penulis: Andi Arif
Editor: Ara