2 WNI jadi Korban Ledakan Bom Di Bangkok

Ilustrasi (sumber: news.okezone.com)

JAKARTA (kabarkota.com) – Kementerian Luar Negeri Indonesia memastikan satu Warga Negara Indonesia (WNI) meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka parah akibat ledakan bom di Bangkok.

"Mereka merupakan pasangan suami istri. Yang meninggal adalah istrinya, sedangkan suaminya masih berada di ruang gawang darurat (ICU) di sebuah rumah sakit di Bangkok," kata juru bicara Kemenlu, Arrmanatha Nasir, seperti dikutip BBC Indonesia, Selasa (18/8).

Baca Juga:  Militer Filipina Gagal, Ini Usulan DPR untuk Pembebasa Sandera Abu Sayyaf

Menurutnya, saat kejadian Senin (17/8) malam, korban berada tidak jauh dari lokasi ledakan bom di sebuah kuil di distrik Ratchaprasong, Bangkok.

Sementara itu, Kementerian Luar negeri Malaysia juga memastikan ada dua orang warga Malaysia yang menjadi korban tewas akibat ledakan bom di sebuah kuil tersebut.

Kepala Kepolisian Thailand mengatakan ledakan di Kuil Erawan berasal dari bom pipa. Bom tersebut diletakkan di dalam kuil. Sejumlah laporan media di Thailand menyebutkan bom menggunakan bahan TNT sebanyak tiga kilogram.

Baca Juga:  Angkasa Pura: Jika Penjagaan Serius, ISIS Tak Bisa Lewat

Sementara, Perdana Menteri Thailand, Prayuth Chan-o-cha menggambarkan serangan bom yang menewaskan sedikitnya 21 ini merupakan insiden terburuk yang pernah terjadi di negeri itu.