Risma Tak Berminat Jadi Menteri Jokowi

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Walikota Surabaya, Tri Rismaharini berkomitmen akan menyelesaikan masa tugasnya hingga 2015 mendatang. Meskipun berbagai media menyebutkan dirinya masuk dalam usulan nama calon kabinet Jokowi – JK mendatang.
"Saya masih terikat janji dengan warga Surabaya," tegas Risma kepada wartawan di Kampus Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta, Rabu (6/8).
Jabatan menteri itu, sambung Risma, meskipun tinggi tetapi juga menuntut tanggung-jawab yang lebih besar. Tidak hanya di hadapan masyarakat, tetapi juga pertanggung-jawaban kepada Tuhan.
Baca Juga:  Pengamat: Gunakan Hak Interpelasi, Anggota Dewan Hanya ingin Dianggap Bekerja
Bahkan Risma juga mengaku, banyak warga Surabaya yang enggan memberikan dukungan kepada Jokowi jika nantinya Walikota Surabaya ini diboyong ke Jakarta untuk masuk dalam jajaran kabinet.
Selain itu, Perempuan yang sempat bercita-cita menjadi dokter ini menyatakan masih memiliki tanggungan berat untuk menyejahterakan warga Surabaya, khususnya mereka yang berada di bawah garis kemiskinan.
Ditanya terkait keinginannya untuk mundur di awal kepemimpinannya, Risma menjelaskan, ketika itu dirinya merasa ada hal yang menjadikannya tidak mampu melanjutkan tugasnya. Namun ia tidak menjelaskan lebih lanjut terkait persoalan tersebut.
Baca Juga:  DPD RI: Kasus Ahok tak Semata soal Penistaan Agama
Walikota lulusan S2 Manajemen Pengelolaan Kota ini juga berencana untuk menjadi guru sekaligus pengusaha jika nantinya tidak lagi menjabat sebagai orang nomer satu di Surabaya. (tri/jid)