Ketika Anak Susah Makan, Ini yang Seharusnya Dilakukan

Ilustrasi (sumber: duniaanak.org)

JAKARTA (kabarkota.com) – Para orang tua umumnya cemas ketika putra-putrinya yang masih balita susah makan. Berbagai cara ditempuh untuk merayu anak-anak agar melahap makanan yang  disuapkan ke mulutnya. Tapi tahukah Anda, bahwa cara seperti itu tidak tepat karena bisa mempengaruhi sistem penernaan pada anak-anak?

Ketua UKK Gizi dan Penyakit Metabolis Ikatan Dokter Anak Indonesia, Endang D. Lestari mengatakan, sebenarnya ada cara mudah dan sederhana yang bisa dilakukan para orang tua agar balita, yakni dengan mengatur pola makannya. Sebab, salah satu penyebab anak susah makan itu karena perutnya yang terlalu kenyang.  

Baca Juga:  Tahun 2016, Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Dipangkas

"Beri anak makan setiap 3 jam sekali antar sesi yakni antar jam makan utama dengan jam makan selingan. Jadi ada tiga kali makan utama dan dua kali makan selingan," ujar dokter Endang.

Itu penting, kata Endang, karena anak seringkali makan dalam waktu yang lama yakni lebih dari 30 menit sehingga jarak waktu makan yang terlalu dekat bisa membuat anak menolak makan.

Baca Juga:  Ingkung Kuali: Kuliner "Ndeso" Andalan di Desa Wisata Guwosari, Bantul

Lebih lanjut, ia juga berpendapat bahwa waktu ideal untuk memberi makan anak, sebaiknya dilakukan saat balita merasa lapar dan berhenti setelah kenyang. (suara.com)