“Subsidi BBM Dicabut, Masyarakat Masih Mampu”

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Aktifis Masyarakat Transportasi Indonesia, Rudi Sulaksana menyebutkan, ketika subsidi BBM itu dicabut masyarakat tetap masih mampu. Dengan catatan, potensi tambang minyak yang ada di Indonesia ini bisa lebih dieksplorasi untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. 
“Di Aceh Timur saja, saat ini ada sekitar 10 ribu titik sumur minyak yang belum digarap”, ungkapnya saat dihubungi melalui telepon seluler, Jumat (30/5).
Baca Juga:  Menpan Minta Pengurangan Jam Kerja bagi PNS Menyusui tak Dipermasalahkan
Rudi mengungkapkan, tepat atau tidaknya kebijakan subsidi BBM itu tergantung kepada siapa diberikan. Subsidi BBM tersebut harus dipilih-pilih. 
"Kalau kaitannya dengan kepentingan umum seperti pemberian subsidi untuk transportasi umum saya setuju”, aku Rudi. Pasalnya, Subsidi BBM yang diberikan kepada kendaraan umum akan menarik masyarakat untuk menggunakan transportasi publik.
 
Sayangnya, kata dia, subsidi yang diberikan untuk kendaraan umum justru sangat sedikit dan hampir tidak ada selama ini. Pemerintah menggelontorkan subsidi BBM untuk kendaraan pribadi yang pada akhirnya justru tidak tepat sasaran.
Baca Juga:  Komnas HAM soal pendirian rumah ibadah di Sleman
 
“Sekarang persoalannya, bagaimana pemerintah bisa membuat publik mencintai transportasi umum, sementara ketersediaan armadanya masih sedikit”, tandasnya. (jid/tri)