Walhi sebut Bandara Baru di Kulon Progo Proyek Selundupan

Jumpa pers di kantor Walhi Yogyakarta, Kamis (18 Februari 2016). (sutriyati/kabarkota.com)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) menyebut, rencana pembangunan bandara baru di Kulon Progo, DIY merupakan satu di antara empat proyek selundupan pemerintah pusat.

Manajer Kebijakan Eksekutif Nasional (Eknas) Walhi, Muhnur Satyahaprabu dalam jumpa pers di kantor Walhi Yogyakarta, Kamis (18/2/2016).

Menurutnya, itu terbukti dari tidak adanya perencanaan tata ruang dalam proyek pembangunan bandara baru tersebut. Meski pun akhirnya pemerintah melakukan penyesuaian tata ruang demi mewujudkan mega proyek itu.

Baca Juga:  Rektor UGM Harapkan Inovasi Robot Mahasiswa Jawab Tantangan Era Digital

Ada tiga proyek selundupan lainnya, menurut Muhnur, proyek kereta api cepat di Jawa Barat, pengelolaan sampah berbasis teknologi dari sebelumnya direncanakan berbasis masyarakat, serta reklamasi 17 pulau di Jakarta.

“Empat gugatan tersebut sudah disampaikan ke pengadilan,” ungkapnya.

Sementara itu, Wahyudin, advokasi Walhi Jawa Barat khawatir, proyek kereta api cepat Jakarta – Bandung yang digarap pemerintah akan memangkas kawasan tangkapan air yang menjadi sumber air di waduk Jati Luhur. Padahal, waduk tersebut menjai penyupai air di beberapa kota, seperti Bandung, Bekasi, dan Jakarta.

Baca Juga:  Wonokerto Turi, Desa Rawan Bencana yang belum Tersentuh Program Pemerintah

Selain itu, pihaknya juga menilai bahwa proyek kereta api cepat ini terkesan dipaksakan, yang terlihat dari pembuatan ijin dokumen lingkungan yang tiak melalui prosedur yang semestinya. (Rep-03/Ed-03)