BEM KM UGM bentuk forum siaga kebakaran hutan

Ilustrasi (dok. kabarkota.com)

YOGYAKARTA (kabarkota.com)- Kebakaran hutan menjadi bencana yang terulang setiap tahunnya. Hal tersebut melatarbelakangi BEM KM UGM membentuk forum siaga kebakaran hutan BEM se-Indonesia.

Presiden BEM KM UGM sekaligus Koordinator tim siaga kebakaran hutan, M. Ali Zainal mengatakan, pihaknya telah membentuk sejumlah tim dalam forum tersebut.

Diantaranya, BEM KM UGM sebagai pengkaji lingkungan,  Bem Undip di bidang ekonomi, Bem IPB mengkaji pertanian, Bem UI mengkaji korupsi, tim fakta lapangan Jambi dari universitas Jambi, tim pencari fakta Riau dari universitas Riau, tim pencari fakta Lampung dari universitas Lampung, tim pencari fakta Palangkaraya dari universitas Palangkaraya, tim pencari fakta Pontianak dari Untan, dan tim pencari fakta Samarinda dari Unmul.

Baca Juga:  Pedasnya Mie Des Khas Pundong Bantul

“Kami siap menangani kebakaran hutan Riau tahun ini,” tegasnya kepada wartawan, baru-baru ini.

Setelah timnya melakukan pemetaan, lanjut Ali,  kemudian akan segera menentukan langkah strategis. Bantuan logistik dan kesehatan juga  akan segera dikirim jika memang dibutuhkan. 

“Dalam hal pendanaan, kami bekerjasama dengan setiap BEM yang ada di Indonesia,” ungkapnya.

Ditambahkan Ali, penyebab banyaknya kebakaran hutan dikarenakan  musim kemarau bertemu dengan panas di lahan gambut, diperparah dengan dibakar, dan campur tangan pemerintah.

Baca Juga:  Besok, Sleman Gelar Lomba Uji emisi dan uji petik kendaraan

Selain itu, pihaknya menduga, kebakaran tahunan yang terjadi di Sumatera dan Kalimantan juga karena oknum yang sengaja membuka hutan dengan membakar lahan, yang diperparah dengan el-nino.

(Rep-04/Ed-03)