Dukung Pemindahan Ibu Kota Ke Kalimantan Timur, DPR: Untuk Pemerataan Ekonomi

JAKARTA (kabarkota.com) – Dukungan untuk pemindahan ibu kota kembali mengalir. Kali ini berasal dari Dewan Perwakilan Rakyat. Anggota Komisi V DPR RI Syarief Abdullah Alkadrie mengatakan, rencana Pemerintah untuk memindahkan Ibu Kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur merupakan wacana lama yang telah digaungkan oleh Presiden pertama Indonesia Soekarno, selain itu, perpindahan ibu kota dinilai dapat mewujudkan pemerataan ekonomi.

“Urgent atau tidak dilihat dari kepentingan, apakah penyelenggaraan negara akan berjalan baik. Perpindahan, akan membantu pemerataan ekonomi,” ujar Syarief melalui rilis yang diterima Kabarkota.com, Kamis (29/9/2019). Menurutnya, perpindahan ibu kota merupakan hal yang biasa. Bahkan negara seperti Brazil, Malaysia dan Australia telah mendapatkan benefit yang positif dari perpindahan ibukota. 

Baca Juga:  Kontroversi Buku Ajar MTs, Ketua PB NU: Ajari Siswa Cinta Damai

Menurut Syarief dalam pelaksanaan pembangunan tersebut Kementerian Keuangan dan Kementerian PPN/Bappenas menyatakan, secara fiskal Pemerintah sanggup, karena tidak semua anggaran pemindahan ibu kota dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), melainkan juga ada keterlibatan swasta.

“Kemenkeu dan Bappenas menggangap Kemampuan fiskal kita mampu. Apalagi, tidak semuanya menggunakan APBN,” ungkapnya.

Syarief mengakui, dalam perpindahan ibu kota akan mengakibatkan banyaknya Undang-undang yang akan diubah. Namun demikian DPR RI sudah berkomitmen siap untuk membahasnya dengan Pemerintah. 

Baca Juga:  Bawaslu DIY: Tingkat Kerawanan TPS Paling Tinggi di Kulon Progo

“Setelah DPR baru, sepanjang itu sesuai dengan harapan, kita dukung saja. Tentunya kita harapan tidak ada (UU) tumpang tindih. Tapi kita belum bahas ke sana,” kata Syarief. (Ed-02)