Pembicara Muslim United: Sri Sultan Hamengku Buwono I Selalu Jadi Khatib Jumat di Masjid Gedhe Kauman

Salah seorang pembicara Muslim United #2, Salim A. Fillah (dok. youtube)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Acara Muslim United #2 yang awalnya digelar di Masjid Gedhe Kauman dipindahkan ke Masjid Jogokariyan Yogyakarta, pada hari kedua dan ketiga (12-13 Oktober 2019).

Namun, kondisi tersebut tak menyurutkan semangat panitia maupun jamaah untuk tetap melaksanakan acara tahunan tersebut hingga usai. Bahkan, salah seorang penceramah, Ustad Salim A. Fillah menganggap, pemindahan lokasi tersebut justru membawa hikmah. Salah satinya, ada kepedulian dari pihak Keraton Yogyakarta sebagai pewaris dari Masjid Gedhe yang didirikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) I tersebut.

Baca Juga:  Ini Kata GKR Mangkubumi soal Pembubaran Sedekah Laut

“Kesadaran ini kita syukuri. Jadi keliru kalau kita disebut baper karena Muslim United disuruh pindah dan sebagainya Kita justru bersyukur, itu berarti Insya Allah ada yang akan memakmurkan masjid yang selama ini dititipkan kepada Kampung Kauman untuk memakmurkannya, ” kata Salim dalam ceramahnya di Masjid Jogokariyan, Minggu (14/10/2019) malam.

Terlebih, lanjut Salim, di masa lalu, setiap Jumat Kliwon, Sri Sultan HB I selalu menjadi khatib salat Jumat di Masjid Gedhe Kauman.

Baca Juga:  Dampak Gempa Donggala: 3 Wilayah Diterjang Tsunami

Pada kesempatan tersebut, Salim juga mengajak agar jamaah tidak merasa dendam, dan bisa ridha dengan ketetapan Allah SWT. Mengingat, berbagai kesulitan yang dihadapi merupakan wujud dari sebuah perjuangan yang memang tak mudah.

Sebelumnya, pada 13 Oktober 2019, Ustad Abdul Somad (UAS) juga berharap agar jamaah tetap solid tanpa melupakan salat lima waktu, dalam menghadapi segala tantangan.

“Muslim united bukan sekedar slogan tapi komunitas untuk menjaga persatuan,” ucap UAS di hadapan ribuan jamaah, di Masjid Jogokariyan. (Rep-01)