3 Bocah asal Sleman Pelaku Pelemparan KA di Stasiun Rewulu Ditangkap

Ilustrasi (liputan6.com)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional (PT KAI Daops) 6 Yogyakarta berhasil mengamankan tiga pelaku pelemparan batu terhadap kereta api Bengawan (Purwosari-Pasar Senen) di lintasan Stasiun Sentolo Stasiun Rewulu, yang terjadi pada Jumat (3/6/2016) sore. Ketiga bocah berusia belasan tahun asal Sleman itu berinisial FDK, BBS, dan FAP.

Manager Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Eko Budiyanto menjelaskan, penangkapan bermula ketika terjadi pelemparan, masinis KA Bengawan segera melaporkan dan berkoordinasi dengan satpam Stasiun Rewulu. S

Baca Juga:  Kebijakan BPJS Kesehatan Dianggap Perlu Ditinjau Ulang

“etelah menerima laporan, unit Pengamanan Daop 6 langsung bergerak menelusuri pelaku pelemparan dan menangkap ketiga pelaku yang masih anak-anak,” kata Eko melalui siaran pers yang diterima kabarkota.com, Sabtu (4/6/2016).

Pihaknya juga menduga, tindakan pelemparan batu tersebut merupakan perbuatan iseng anak-anak di saat musim liburan sekolah. Mesk begitu, PT KAI Daop 6 Yogyakarta tetap melakukan tindakan tegas terhadap aksi yang sangat membahayakan keselamatan tersebut. Salah satunya, dengan melaporkan tindakan anak-anak tersebut kepada orang tuanya, dan memanggil para orang tua untuk datang ke Stasiun Rewulu dalam rangka pembinaan mengenai tindakan anak-anak tersebut.

Baca Juga:  Forum Anak Sleman Prihatin Dampak Buruk Penggunaan Gadget pada Anak

Ditambahkan Eko, menjelang bulan Ramadhan ini, pihaknya juga mewaspadai potensi aksi pelemparan batu yang akan meningkat. Mengingat, banyak anak-anak yang bermain atau berkumpul di sekitar/ pinggir rel pada saat setelah sahur dan menunggu waktu berbuka puasa.

Guna mengantisipasinya, lanjut Eko, PT KAI Daop 6 Yogyakarta sudah membentuk tim penyuluh kepada masyarakat untuk tindakan preventif, terkait pencegahan aksi pelemparan batu terhadap kereta api. Selain itu juga membentuk tim khusus untuk menindak ataupun menangkap oknum pelempar batu dengan melakukan penyamaran dan penjagaan di sepanjang lintasan kereta api, terutama di titik rawan aksi pelemparan. (Rep-03/Ed-03)