5 Hal yang Membuat Anda Sulit Menabung

Ilustrasi (sumber: female.kompas.com)

JAKARTA (kabarkota.com) – Penghasilan pas-pasan dan tidak adanya sumber pendapatan lain sering kali menjadikan orang sulit menabung. Namun, sulitnya seseorang menyimpan uangnya bisa jadi karena kesalahan dalam mengelola keuangan yang ada.

Laman Mindtalk melansir lima kesalahan dalam pengelolaan keuangan hingga Anda kesulitan untuk menyisihkan sebagian penghasilan, yakni:

1. Konsumtif
Masalah yang sering dihadapi oleh banyak orang adalah menggunakan penghasilan untuk kebutuhan konsumtif seperti shopping, nongkrong, jalan-jalan dan memuaskan gengsi semata.

Baca Juga:  4 Makanan ini Bisa Redakan Kepanikan

Hal tersebut sebaiknya dihindari, kecuali jika memang punya uang lebih untuk berbelanja.

2. Kartu Kredit
Memiliki kartu kredit sebenarnya membuat seseorang dapat mengatur keuangan lebih baik. Mengingat, pembayaran dengan kartu kredit memudahkan banyak hal. Namun sayangnya kartu belanja ini sering disalahgunakan sehingga banyak pengguna kartu kredit lebih boros.

Oleh karenanya, terapkan saja batas maximum transaksi di kartu kredit sehingga pengeluaran lebih terkontrol.

3. Memiliki Hutang atau Cicilan
Jika hutang atau cicilan Anda melebihi 30% dari penghasilan, maka tidak disarankan untuk membeli produk investasi, karena lebih baik menyelesaikan hutang terlebih dahulu. Setelah semua hutang atau cicilan lunas, baru mulai berfikir soal investasi.

Baca Juga:  Ingin Coba Taxi Alphard di Yogya? Ini Tarifnya

4. Tanpa investasi
Menabung memang hal yang positif dan bagus, namun ternyata menabung saja tidak cukup karena tidak mungkin Anda hanya mengandalkan bunga dari bank yang nilainya tidak seberapa. Anda harus memikirkan juga langkah investasi supaya uang tidak hanya diam di dalam tabungan. Investasi bisa dalam berbagai bentuk, mulai dari saham, reksadana, emas dan lainnya.

5. Hanya Punya satu Tabungan

Jika Anda hanya menggunakan satu tabungan dari gaji atau pendapatan. Maka cobalah menggunakan 2 atau 3 tabungan untuk memisahkan penghasilan yang dapatkan agar tidak cepat habis. Misalnya, tabungan pertama untuk gaji dan pengeluaran bulanan, tabungan kedua untuk nabung atau dana darurat, tabungan ketiga untuk membeli gadget terbaru. Dengan begitu pengeluaran akan teratur dan sesuai dengan pos-pos kebutuhan.

Baca Juga:  Ada Iklan Rokok Terselubung di Balik Warna - Warni Kota Yogya?