6 Ekor Ular Dilepas-Liarkan ke Habitatnya di Gunung Kidul

Ilustrasi (dok. kabarkota.com)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Sejumlah aktivis pecinta satwa di Yogyakarta, baru-baru ini melepas-liarkan enam ekor ular ke habitatnya, di Wilayah Gunung Kidul, DIY.

Ketua Animal Keeper Jogja (AKJ), Saliyo menyebut, enam ekor phyton reticulatus yang dirilis di Tahura Bunder itu terdiri dari dua ekor ular sepanjang 1,6 meter yang merupakan penyerahan dari warga Tempel, sleman; satu ekor ular berukuran sekitar 2,5 meter dari Kalasan Sleman; dsn tiga ekor ular dengan panjang 3 meteran dari Moyudan Sleman, Gunung Kidul, serta dari Sioux.

Baca Juga:  Sidang Gafatar: dr. Rica Bersaksi, sejumlah Ormas Mendampingi

“Tujuan perilisan itu adalah sebagai contoh kesadaran perilaku menjaga kelestarian dan keseimbangan alam, di mana setiap makhluk mempunyai peranan di alam yang berdampak positif bagi kehidupan manusia,” jelas Saliyo kepada kabarkota.com.

Adapun lokasi pepasan ular sanca kembang yang dipilih merupakan kawasan konservasi dan jauh dari pemukiman penduduk yang juga dilalui sungai Oyo sehingga aman dari perburuan dan ketersedian pangan serta airnya cukup.

Baca Juga:  Sultan Yogya Merasa Dikibuli BKPM

“Ini rilis pertama di 2019. Minggu depan, kami berencana merilis satu ekor ular lagi yang didapat dari penyerahan masyarakat,” ungkap Saliyo.

Pihaknya menambahkan, ular adalah predator pemangsa tikus, sehingga keberadaannya sangat penting untuk mencegah tikus over populasi di alam, dan menjadi hama bagi petani.

Phyton ketika masih baby sampai remaja adalah predator tikus, tapi ketika sudah dewasa, makanannya bisa monyet, babi hutan, dan lain-lain,” ungkapnya. Hanya sayangnya, saat ini populasi ular mulai berkurang, salah satunya akibat perburuan oleh manusia. (Rep-03)