6 Ibu Hamil di Kota Yogya Positif Corona, Begini Imbauan Wakil Walikota

Ilustrasi (dok. halodoc)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengimbau agar para tamu dari luar Yogyakarta menunda kedatangan ke kota untuk sementara waktu.

Imbauan tersebut disampaikan Heroe menyusul semakin meningkatnya kasus Covid-19 dengan kategori Orang Tanpa Gejala (OTG), termasuk enam ibu hamil di kota Yogyakarta.

Menurutnya, para ibu hamil tersebut diketahui terpapar Covid-19 setelah menjalani tes swab yang menjadi syarat yang harus mereka lakukan sebelum melahirkan.

Baca Juga:  Ekonom Pertanian Usulkan ini untuk Genjot Sektor Pertanian

“Ibu hamil yang kami skrining itu dengan usia kehamilan sekitar 38 – 39 minggu,” jelas Heroe, 10 September 2020.

Heroe menganggap, skrining tersebut penting untuk dilakukan di masa pandemi. Mengingat, perempuan dengan usia kehamilan 38 – 39 minggu umumnya mengalami perubahan hormon dan imun tubuhnya mengalami penurunan sehingga lebih rentan terkena infeksi.

“Sewaktu hamil sistem imun ibu hamil bekerja lebih keras karena harus melindungi dua tubuh,” paparnya.

Baca Juga:  Jadi Rujukan Penanggulangan Corona, RS PKU Muhammadiyah Yogya Siapkan Ruang Isolasi Pasien

Ketua Harian Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kota Yogyakarta ini juga mengaku, pihaknya sedang melakukan tracing untuk mengetahui sumber penularan virus tersebut.

Selain mengimbau agar para tamu dari luar Yogya tak berkunjung untuk sementara waktu, Heroe juga membentuk dua tim khusus untuk lakukan monitoring dan penertiban terhadap masyarakat, maupun pelaku usaha yang melakukan pelanggaran protokol Covid-19.

Kedua tim tersebut, sambung Heroe, yakni tim Gumaton yang fokus di kawasan sumbu imajiner, mulai dari Tugu hingga Keraton Yogyakarta; serta tim gabungan Satpol PP, TNI, dan Polri yang melakukan penertiban di luar kawasan tersebut. (Rep-01)

Baca Juga:  Forpi Soroti Tarif Parkir Pengunjung PMPS yang tak sesuai Aturan