6 Tanda Anda Kecanduan Ponsel

Ilustrasi (sumber: bintang.com)

(kabarkota.com) – Di sejumlah kalangan, telepon seluler (ponsel) merupakan bagian penting dari kehidupan. Bahkan, di Asia, ponsel telah menyusup ke dalam budaya. Di Jepang, perilaku ini mendapat julukan khusus, yaitu budaya keitai.

Perilaku 2,5 miliar orang Asia pengguna ponsel pun secara langsung terimbas oleh kebiasaan memakai perangkat tersebut.

Meski pu, berita-berita tentang kecanduan ponsel terkesan konyol, tapi di Singapura hal ini adalah sumber keprihatinan karena generasi muda amat rentan terimbas. Apalagi, tingkat penetrasi ponsel di Singapura adalah yang tertinggi di dunia.

Baca Juga:  Antisipasi Virus Corona, Puskesmas di Yogya Lakukan ini terhadap Pasien ISPA dan Pneumonia

Sedemikian khawatirnya masyarakat Singapura akan imbas ponsel, mereka kini punya ahli khusus di bidang kecanduan digital, klinik kebugaran siber, dan upaya agar kecanduan digital dapat diakui secara resmi.

“Anak muda sulit mengelola penggunaan ponsel karena mereka tidak punya pengendalian diri,” kata Chong Ee-Jay, manajer Touch Cyber Wellness Centre di Singapura, seperti dikutip BBC Indonesia, Senin (7/9).

Bahkan, di beberapa negara Asia yang kaum pelajarnya memiliki beban pekerjaan rumah yang besar, ponsel adalah alat satu-satunya untuk berhubungan dengan teman, bercanda, dan berbagi.

Baca Juga:  Ingin Hemat Uang tapi Sulit? Coba 14 Langkah Berikut Ini

Sementara Profesor Marlene Lee yang mendalami ilmu psikologi di Singapura mengatakan penyimpangan akibat teknologi bukan hal baru. “Riset masih tahap dini sehingga banyak pertanyaan belum terjawab. Kecanduan teknologi sebenarnya memiliki kesamaan mekanisme dengan kecanduan lainnya,” ujarnya.

Lalu, apakah gejala awal seseorang kecanduan ponsel? Jika Anda 6 tanda berikut ini, bisa jadi Anda termasuk orang yang kecanduan ponsel:

1. Terus menerus melihat ponsel tanpa alasan

Baca Juga:  Jokowi Mantu, Bisnis ini Laris Manis

2. Merasa tidak nyaman saat berpikir tidak membawa ponsel

3. Menghindari interaksi sosial demi menghabiskan waktu dengan ponsel

4. Bangun pada malam hari untuk memeriksa ponsel

5. Penurunan peforma kerja atau akademis akibat beraktivitas pada ponsel

6. Perhatian mudah teralihkan oleh email atau aplikasi pada ponsel