AJI Umumkan Pemenang Lomba Karya Jurnalistik Tentang Anak 2016

JAKARTA (kabarkota.com) – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia kembali menggelar penghargaan karya jurnalistik tentang anak 2016 yang bekerjasama dengan UNICEF Indonesia. Lomba ini dimaksudkan untuk memberikan perhatian pada isu anak, dengan mengambil tema Digital Safety and Protection on Children.

Ketua AJI Indonesia, Suwarjono mengatakan penghargaan ini bagian dari kampanye Digital Safety on Children dan salah satu bentuk kepedulian terutama terkait menjaga anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

“Sekaligus pertanggungjawaban AJI pada publik,” katanya.

Penganugerahan Karya Jurnalistik tentang Anak 2016 melibatkan juri dari kalangan akademisi, pemerhati anak, Dewan Pers, AJI dan Unicef. Dari 339 karya yang masuk, 40 karya masuk sebagai nominasi kategori cetak, online, radio, televisi, dan video. Empat karya terpilih sebagai pemenang terbaik.

Tahun ini AJI-UNICEF juga memilih satu karya special mention untuk tema perlindungan online anak. Para pemenang mendapatkan kesempatan mengikuti field visit ke daerah dampingan UNICEF di Indonesia Timur. Karya pemenang dan nominasi dipamerkan di Lotte Shopping Avanue, Jakarta hingga awal Desember mendatang.

Berikut daftar para pemenang dan nominasi:

Pemenang Terbaik Kategori Spesial Mention 2016

Digital Safety on Children (Perlindungan Digital untuk Anak):
Menyulap Facebook Menjadi Beasiswa Karya: Zulfikar Husein– www.viva.co.id

Loading...

Pemenang Terbaik:
Ranjau Rokok Mengepung Sekolah, karya: Tri Joko Her Riadi – Harian Pikiran Rakyat

Kategori Radio
Pemenang Terbaik: Anak Intersex Dijegal Urusan Akte Kelahiran, karya: Marhasak Reinardo Sinaga – LPP RRI Pontianak

Kategori Foto
Pemenang Terbaik: Kaki Langit, karya: lucky Pransiska– www.kompas.com

Kategori Televisi
Pemenang Terbaik: Tenggelamnya Sekolah Kami, karya: Febry Arifmawan, Rizki Abadi, Farhana Khalid, Franciska Anis, Halimah Tusadiah– Net TV

(rls/ed-01)