Akhirnya, Pertamina Cabut Pembatasan BBM Bersubsidi

JAKARTA (kabarkota.com) – Setelah menerapkan pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dalam beberapa hari ini, akhirnya PT. Pertamina menyatakan mencabut kebijakan tersebut, mulai malam ini, Selasa (26/8).
Dalam siaran persnya yang diterima kabarkota.com, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Ali Mundakir menegaskan, dengan pencabutan pembatasan bbm bersubsidi tersebut, maka tidak ada lagi pemotongan pasokan, baik untuk premium maupun solar.
Baca Juga:  2019, Satgas Saber Pungli DIY Soroti Masalah Perparkiran di Kota Yogya
“Sesuai dengan arahan pemerintah, PT Pertamina (Persero) melakukan normalisasi pasokan BBM bersubsidi kepada masyarakat agar tidak terjadi potensi antrean yang berkepanjangan”, kata Ali. Meski begitu, penyaluran tetap akan dilakukan secara terukur dan terarah, sesuai dengan kondisi masing-masing daerah. , 
Selain itu, pemerintah juga akan mencari solusi kebijakan yang tidak merugikan Pertamina, terkait potensi terlampauinya kuota BBM subsidi dalam APBN-P 2014 yang menjadi dasar pengaturan penyaluran sebelumnya.
Baca Juga:  Ada Iklan Rokok Terselubung di Balik Warna - Warni Kota Yogya?
Ali menambahkan, rencananya, 27 Agustus besok, Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya, akan menyampaikan informasil lebih datail terkait teknis normalisasi ini, di Bandara Halim Perdana Kusuma, pukul 10.15 WIB. 
Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) sempat melakukan pengaturan kuota per harinya, pasca pengurangan kuota BBM bersubsidi oleh pemerintah. Mengingat, berdasarkan APBN-P 2014, kuota BBM bersubsidi dikurangi dari 48 juta KL menjadi 46 juta KL. 
Baca Juga:  Sleman Bangun Destinasi Wisata Baru di Wilayah Argomulyo, Cangkringan
Pertamina berdalih harus melakukan pengaturan tersebut guna memastikan ketersediaan BBM bersubsidi cukup hingga akhir tahun 2014. (tri/aif)