Ini Ancaman Presiden untuk Pimpinan Rumah Sakit yang Pungut Biaya Pemegang KIS

Ilustrasi (tnp2k.go.id)

JAKARTA (kabarkota.com) – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berjanji, akan mencopot Pimpinan Rumah Sakit (RS) yang terbukti memungut biaya terhadap pasien pemegang Kartu Indonesia Sehat (KIS). Mengingat, penerima kartu tersebut seharusnya tidak dipungut biaya jika harus dirujuk ke RS.

Hal itu ditegaskan Presiden, saat menyerahkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas Berat (ASPDB), Kartu Asistensi Sosial Lanjut Usia (ASLUT), dan Kartu Indonesia Pintar (KIP), di Terminal Suasio, Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, Rabu (6/4/2016).

Baca Juga:  UGM Buka Lowongan Guru Perintis di Papua

“Kalau ada rumah sakit yang memungut bayar ini akan saya cek bisa saya copot kepala rumah sakitnya, bisa dokternya. Karena itu, sebenarnya juga bayar tapi yang bayar pemerintah,” ancam Presiden, seperti dikutip laman Setkab.

Selain itu, pihaknya juga meminta kepada para pelajar penerima bantuan KIP agar menggunakan untuk hal-hal yang berkaitan dengan sekolah saja.

“Saya titip yang SD dapat Rp450.000, SMP Rp750.000, SMA/SMK Rp1 juta, cukup tidak? Cukup, masa segitu enggak cukup. Kartu Pintar ini betul-betul dipakai untuk berkaitan dengan sekolah jangan dipakai beli pulsa, dicabut nanti,” pesannya. (Rep-03/Ed-03)