APD untuk Nakes, Petugas BPBD Kota Yogya Gunakan Jas Hujan

Salah satu personel BPBD Kota Yogyakarta menggunakan jas hujan sebagai APD saat melakukan penyemprotan disinfektan (dok. bpbd kota Yk)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Keterbatasan Alat Pelindung Diri (APD) untuk penanganan Coronavirus Desease 2019 (Covid-19) membuat Badang Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta terpaksa menggunakan jas hujan untuk bertugas di lapangan.

Kepala BPBD Kota Yogyakarta, Hari Wahyudi menjelaskan, penggunaan jas hujan itu lantaran semua APD, seperti coverall sudah didistribusikan ke pada tenaga kesehatan (nakes) di RSJ, RSP, dan Dinas Kesehatan.

Baca Juga:  Ini Hasil Pantauan Bawaslu Sleman dalam Pertemuan Prabowo dengan Warga Muhammadiyah

“Kebutuhan kami sekitat 5 APD per hari. Tapi kemarin semuanya kami memakai jas hujan, karena cover all untuk nakes,” ungkapnya kepada Kabarkota.com, Selasa (14/3/2020)

Namun di tengah ketiadaan cover all itu, kini pihaknya mengaku cukup lega, karena baru saja menerima bantuan sekitar 40 APD jenis tersebut dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Yogyakarta.

Sementara Koordiv. Pengawasan, Humas, Hubungan Antar Lembaga (PHHL)
Bawaslu Kota Yogyakarta, Noor Harsya Aryo Samodro menuturkan, pemberian APD tersebut dalam rangka ikut andil dalam membantu penanggulangan Covid-19 di wilayah Kota Yogyakarta.

Baca Juga:  Tarif Tol Suramadu Turun
Penyerahan bantuan APD di kantor BPBD Kota Yogyakarta, 13 April 2020 (dok. Bawaslu Kota Yk)

Menurutnya, 41 pieces APD Cover all telah diserahkan langsung kepada Kepala BPBD Kota Yogyakarta di Kompleks Balaikota, pada 13 April 2020.

Lebih lanjut pihaknya berharap agar semua pihak bisa bersinergis untuk membantu penanggulangan Covid-19, khususnya di wilayah Kota Yogyakarta.
(Rep-01)