Arab Saudi Stop Visa Umrah, FORPUHY Prihatin

Ilustrasi (dok. Facebook.com)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Kerajaan Arab Saudi melalui Kementerian Luar Negeri setempat mengumumkan penangguhan sementara akses masuk Warga Negara Asing ke wilayah Arab Saudi, baik itu untuk tujuan umrah, dan ziarah, termasuk Kawasan Masjid Nabawi di Madinah. Keputusan tersebut disampaikan secara resmi pada Kamis (27/2/2020).

Menyikapi penangguhan tersebut, Ketua Forum Komunikasi Umrah dan Haji Yogyakarta (FORPUHY), H.R. Tanto mengaku prihatin. Terlebih alasan penghentian sementara tersebut terkait dengan wabah virus Corona yang berdampak global.

Baca Juga:  Ini Catatan Evaluasi Pilkada 2015

“Kami mengimbau agar seluruh anggota PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah) untuk melakukan perencanaan kembali terkait reschadule penerbangan jamaah,” kata Tanto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (24/2/2020).

Pihaknya juga meminta agar para calon jamaah umrah yang telah mendaftar dan akan diberangkatkan dapat memahami sekaligus menerima kondisi tersebut. Sembari menunggu upaya pemerintah RI yang tengah melakukan pendekatan kepada pemerintah Arab Saudi agar tetap mengizinkan masuk tanah suci bagi calon jamaah umrah dari Indonesia yang telah mengantongi visa.

Baca Juga:  3 Seruan AJI untuk Peliputan dan Pemberitaan Corona

Sementara Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Kesatuan Tour Travel Haji Umrah (Kesthuri), Abdul Azis Zainuddin juga berharap masyarakat calon jamaah Umrah tetap tenang, dan menunggu perkembangan kebijakan pemerintah Arab Saudi hingga situasi normal kembali.

Kesthuri, lanjut Azis, masih melakukan koordinasi dengan stakeholder pengambil kebijakan untuk mengantisipasi potensi permasalahan yang muncul akibat kebijakan tersebut. (Ed-01)