Aturan Baru Registrasi Kartu Perdana Prabayar segera Diberlakukan

0
1

Ilustrasi (tekno.liputan6.com)

JAKARTA (kabarkota.com) – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) serta seluruh operator penyelenggara telekomunikasi yang tergabung dalam Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) sepakat akan melakukan penertiban dan pembenahan tata niaga kartu perdana.

Penertiban itu terkait registrasi pelanggan pra bayar, yang akan dilakukan oleh penjual kartu perdana dengan menggunakan perangkat handset penjual kartu perdana atau handset calon pelanggan. Caranya, dengan memasukan identitas (ID) penjual dan data calon pelanggan yang terdapat pada Kartu Tanda Penduduk/Surat Izin Mengemudi/Paspor/Kartu Pelajar yaitu nomor; nama; tempat/tanggal lahir dan alamat. Ketentuan ini akan mulai diberlakukan pada 15 Desember 2015 mendatang.

Menurut Kemenkominfo melalui laman resminya, Jumat (30/10), pembenahan melalui pendaftaran untuk aktivasi kartu prabayar ini sangat penting sebagai referensi database pelanggan secara nasional yang akurat dan terpercaya. Sekaligus, untuk meminimalisir aksi kejahatan dengan menyalahgunakan sarana telekomunikasi.

Guna menyesuaikan perubahan tersebut, operator telekomunikasi juga akan melakukan amendemen Perjanjian Kerjasama antara Operator dengan seluruh penjual kartu perdana baik di tingkat distributor, outlet, retail outlet, maupun lapak. Rencananya,  akan ada tambahan klausul mengenai registrasi pelanggan pra bayar akan dilakukan oleh penjual yang telah memiliki ID, dengan terlebih dahulu melakukan verifikasi terhadap kartu identitas calon pelanggan.

“Setiap operator telekomunikasi harus melengkapi diri dengan Distribution Monitoring System sebagai tools untuk mengetahui dari outlet mana aktifasi pelanggan dilakukan,” ungkapnya.

Jika para penjual terbukti melakukan registrasi kartu yang tidak sesuai dengan data yang sebenarnya, mereka juga terancam sanksi berupa peringatan tertulis atau peninjauan kembali terhadap pendistribusian/penjualan kartu prabayar.

Harapannya, regulasi baru yang tengah disosialisasikan ini nantinya  tidak akan menyulitkan pelanggan untuk mendapatkan layanan jasa telepon seluler.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here