Banjir Dahsyat Bakal Terjadi di Tahun 2050

Ilustrasi banjir besar yang terjadi di kota-kota besar. (sumber: gudangberita.info)

 

JENEWA (kabarkota.com) – Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) yang berkantor pusat di Jenewa, merilis serangkaian video yang memprediksi laporan cuaca pada 2050. Prediksi itu didasarkan pada apa yang terjadi jika perubahan iklim dibiarkan terus terjadi.

Dalam video tersebut WMO menggambarkan bagaimana efek pemanasan global mempengaruhi planet Bumi di masa depan. Hal itu bisa mengakibatkan cuaca yang lebih ekstrem di seluruh dunia dan menyebabkan badai, kekeringan dan banjir berkekuatan mega ekstrem dalam 30 tahun ke depan.

Baca Juga:  UNRWA Butuh 100 Juta Dollar Amerika untuk Perbaikan Rumah di Gaza

Menurut para ahli, jika emisi gas rumah kaca terus meningkat, suhu rata-rata Bumi bisa meningkat lebih dari 4 °C (7.2 °F) pada akhir abad ke-21.

Dalam sebuah video disebutkan, meskipun perubahan iklim terjadi secara global tapi dampaknya akan dirasakan secara lokal.

Video ini dirilis sebagai bagian dari kampanye pencegahan pemanasan global sebelum digelarnya Konferensi Tingkat Tinggi Tentang Iklim oleh PBB pada 13 September di New York.

Baca Juga:  Film Senyap, tak Lolos LSF, Masuk Nominasi Oscar

Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon berharap bisa meyakinkan pemimpin negara, pengusaha, masyarakat sipil dan bisnis untuk melakukan aksi nyata dalam memerangi perubahan iklim global.

Sementara WMO berharap bahwa kesepakatan hukum yang berarti dapat dicapai untuk mulai serius mengurangi emisi gas rumah kaca mulai tahun depan. (din/Daily Mail/dream.co.id)