Batu Akik akan jadi Souvenir di KAA

Ilustrasi (sumber: simomot.com)

JAKARTA (kabarkota.com) – Pemerintah Indonesia sebagai tuan rumah peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 akan memberikan berbagai jenis souvenir khas kepada delegasi negara-negara peserta. Termasuk salah satunya batu akik yang kini tengah booming di Indonesia.
 
Menteri Pariwisata Arief Yahya mengaku, saat ini setidaknya telah ada 12 jenis barang  yang diajukan untuk menjadi suvenir KAA. Namun masih banyak industri kerajinan khas Indonesia yang kini juga mengajukan diri untuk dapat dilibatkan dalam pemberian souvenir tersebut.

Baca Juga:  Masyarakat Bantul Mendukung Peraturan KTR

"Mungkin yang akan kita pilih 10 model, ada tenun, batik, kopi, batu akik, keris," kata Arief di JCC, Jakarta, Minggu (19/4).

Menurut Arief, KAA menjadi ajang promosi bagi para pelaku industri kreatif Indonesia. Mereka berkesempatan untuk memamerkan produk-produknya langsung di hadapan 32 kepala negara dan 107 petinggi negara lainnya.

Tidak hanya produk industri kreatif Indonesia. Arief mengatakan, nantinya juga akan ada beberapa pertunjukan khas budaya Indonesia bagi para peserta KAA.

Baca Juga:  Deputi Perdana Menteri Singapura Berikan Konfirmasi Akan Dukung Program Tax Amnesty

Pada peringatan KAA ke-60 kali ini, kepala negara dan kepala pemerintahan yang telah mengonfirmasi kehadirannya , antara lain Brunei Darussalam, Jordania, Swaziland, Tiongkok, Korea Utara, Iran, Madagaskar. Lalu Malawi, Myanmar, Namibia, Sudan, Timor Leste, Vietnam, Zimbabwe, Bangladesh. Serta Kamboja, Mesir, Gabon, Malaysia, Nepal, Pakistan, Palestina, Singapura, dan Thailand.

Sementara 6 wakil kepala negara atau wakil kepala pemerintahan yang telah mengonfirmasi akan menghadiri Peringatan ke-60 tahun KAA, yakni dari Aljazair, Angola, Liberia, Filipina, Seychelles, dan Zambia. (Liputan6.com)