Berburu Kopi Nangka di Kopi Kioen Yogya

Kopi Kioen Yogya (Sutriyati/kabarkota.com)

SLEMAN (kabarkota.com) – Di Yogyakarta ini, hampir setiap sudut ada warung-warung yang menjajakan kopi dengan berbagai ciri khas masing-masing. Itu karena saking banyaknya orang menyukai jenis minuman yang satu ini.

Sensasi pahit ataupun sedikit asam dari bubuk kopi yang bercampur manisnya gula memang mampu menggugah selera para pecinta kopi untuk menikmatinya. Namun, dengan semakin banyaknya pelaku bisnis kopi, cita rasa khas kopi saja tak cukup untuk menarik pelanggan, sehingga kini banyak kopi yang disajikan dengan berbagai varian rasa, dan keunikannya masing-masing.

Satu diantaranya di Sleman bagian barat, tepatnya di Dusun Nogosari, Desa Sidokarto, Kecamatan Godean, ada yang namanya Kopi Kioen Yogya yang menawarkan menu kopi dengan sensasi nangka.

Baca Juga:  Bakso Panjang, Kuliner Unik dari Yogya Barat yang Menggoyang Lidah

Bagi pecinta kopi, mungkin istilah kopi nangka tak asing lagi di telinga. Minuman kopi yang beraroma nangka ini dihasilkan dari tanaman kopi yang di sekitarnya ditumbuhi pohon nangka, sehingga saat bubuknya diseduh, aroma yang keluar adalah bau harum kopi yang bercampur nangka. Rasanya juga tidak terlalu pahit, dibandingkan kopi hitam biasa.

Menurut pengelola Kopi Kioen Yogya, Deska Wasiyantoko mengatakan, kopi nangka ini didatangkan dari Temanggung, Jawa Tengah. Selain kopi Nangka, di tempat ini para pengunjung juga bisa menikmati berbagai jenis kopi lainnya, termasuk yang khas adalah kopi kioen yang diracik dari perpaduan kopi jenis robusta dan arabica. Harganya? Tenang, masih ramah di kantong. Untuk secangkir kopi nangka cukup Rp 8 ribu, dan kopi kioen dijual Rp 10 ribu per cangkir.

Baca Juga:  7 Tips Hindari "Pukulan" Harga saat Berwisata di Yogya

Keunikan lainnya saat pengunjung datang ke warung kopi satu ini adalah lokasinya yang berada di pedesaan, dekat dengan area persawahan. Dengan bangunan-bangunan pendopo yang didominasi kayu, dan kursi rotan klasik, menikmati kopi di tempat ini serasa berada di rumah sendiri.

Tak lupa, pihak pengelola juga menyiapkan pernak-pernik untuk selfie. Baju-baju jawa dan caping dari bambu sengaja dipajang, dan bisa dipinjam gratis oleh para pengunjung untuk ber-swa foto di sana.

Baca Juga:  Ratusan Pelajar SMA/SMK dari 30 Kota akan Ikuti Kemah Pancasila di Yogya

Lokasinya, yang berada di tepi jalan, sangat mudah dijangkau ďengan berbagai jenis kendaraan. Warung kopi yang berada taknjauh dadi Jalan Godean KM 9 Yogyakarta ini buka setiap hari, dadi pukul 07.00 – 22.00 WIB. (sutriyati)