Bupati Kulon Progo Janjikan Harga Tanah Relokasi Bandara Baru tak Mahal

Ilustrasi: aksi Wahana Tri Tunggal tolak rencana pembangunan bandara baru di Kulon Progo (Sutriyati/kabarkota.com)

KULON PROGO (kabarkota.com) – Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo berupaya agar masyarakatnya yang terdampak langsung proses pembangunan bandara baru di Temon mendapatkan ganti untung dari pemerintah. Salah satunya, dengan menyiapkan tanah relokasi yang harganya murah sehingga warga masih bisa menikmati sisa uang pembebasan lahan mereka nantinya.

Baca Juga:  Bawaslu DIY: Tingkat Kerawanan TPS Paling Tinggi di Kulon Progo

“Kami akan membantu prinsip direlokasi dengan jangkauan yang baik. Meskipun tetap dalam koridor legalitas, ingin bantu, bagaimana tanah yang untuk mengganti itu juga terbantu, tidak mahal, sehingga ketika diganti untung mereka masih bisa menikmati hasil sisa untung untuk modal kerja, modal usaha," tutur Hasto melalui laman resmi pemkab Kulon Progo, baru-baru ini.

Menurutnya, pemerintah sudah siapkan lahan pengganti, termasuk proses-proses administrasinya, di beberapa titik beberapa desa. Mengingat, sampai dengan saat ini, proses pembangunan bandara di Kulon Progo sudah sampai pada pengukuran lahan.

Baca Juga:  Muslim United #2 pindah ke Masjid Jogokariyan, Begini Respon Masyarakat

Ditambahkan Hasto, jumlah yang harus diukur tersebut mencapai  3.268 bidang, yang 3.015 bidang di antaranya sudah selesai pengukurannya.

"Sudah tercapai sekitar 91 persen. Pemerintah tetap melakukan pendekatan komunikasi dengan masyarakat," imbuhnya. (Rep-03/Ed-03)