Beranda Refleksi

Refleksi

Saat Berita Media Merugikan Kita, Apa yang Harus Dilakukan?

Oleh: M. Faried Cahyono (Pengurus LBH Pers Yogyakarta) Di dunia pers, jika sebuah berita menimbukan komplain, yang diberitakan merasa dirugikan, misalnya berita tidak sesuai, tidak...

Bagaimana cara menyelesaikan Sengketa di Medsos. (Belajar dari kasus aduan Pers)

Oleh: M. Faried Cahyono, Pengurus LBH Pers Yogyakarta Sejak UU 11 tahun 2008 dan kemudian dilakukan perubahan menjadi UU no 19 tahun 2016 tentang Informasi...

Agar Tak Ada Lagi Orang yang Dibakar Massa atau Dibunuh Ramai-ramai

Judulnya panjang dan sangat menohok, ya. Tapi, percayalah saya juga tertohok, dan ingin membantu mengurai, sayaukur-sayaukur membantu memecahkan masalah. Para jurnalis sebetulnya punya tugas jurnalistis...

LIBUR 2 HARI, SEKOLAH 8 JAM (Part 1)

Ketika sekolah di Finlandia hanya 3-4 jam per hari, dan penelitian tentang jam biologis anak atau "Circadian Rhythm" mulai dipakai di Inggris dan Amerika,...

Balada Qatar

Oleh: Dhandy Dwi Laksono DALAM perjalanan ke Jerman, pesawat Qatar Airways yang kami tumpangi singgah di ibukota, Doha. Sejak memasang sabuk pengaman, aroma kemakmuran sudah...

TERKINI

Warga Kampung Badran Yogya Punya Cara Unik untuk Mengurangi Resiko Bencana

Kedatangan Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi (baju biru) dalam Deklarasi Kampung Sadar Bencana disambut Mas dan Mbak Badran, pada Jumat (16/8/2019). (dok....

Ciqal Inginkan DPRD Sleman Lakukan Reses Partisipatif

Fokus Grup Diskusi tentang Reses Partisipatif, di Sleman, Kamis (15/8/2019). (dok. kabarkota.com) SLEMAN (kabarkota.com) - Sebanyak 50 anggota...

Forum Dekan Fakultas Hukum inginkan Pansel KPK Lakukan Ini

Ilustrasi (dok. kpk) YOGYAKARTA (kabarkota.com) - Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah bekerja dan melakukan...

DIY Bebas Sampah Impor?

Sampah dari Bank Sampah Terpadu "Handayani" yang akan dikirimkan ke Jawa Timur (dok. Bank Sampah Handayani) YOGYAKARTA (kabarkota.com) -...

Impor Sampah, Polusi Bertambah

Aktivis Greenpeace Indonesia menunjukkan salah satu sampah plastik dari luar negeri yang tertimbun di TPA Burangkeng (dok. greenpeace indonesia)