Ciri-Ciri Penyilet Misterius di Yogya Teridentifikasi, Ini Imbauan Polisi

Ilustrasi (ntmcpolri.info)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Maraknya aksi penyiletan misterius yang dilakukan terhadap sejumlah warga di wilayah kota Yogyakarta telah menimbulkan keresahan. Untuk itu Kepolisian Resort Kota (Polresta) Yogyakarta menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar lebih waspada.

“Kami mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati, dan berperan aktif dalam menangkal gangguan keamanan,” kata Heru Muslimin, Kasat reskrimum Polresta Yogyakarta kepada kabarkota.com, baru-baru ini.

Sementara terkait ciri-ciri pelaku kasus penyiletan yang terjadi di Yogyakarta, menurut Panit Reskrim Polsek Kotagede, Edy Subekti telah teridentifikasi.

Baca Juga:  BMKG: Gelombang Tinggi Di Laut Selatan Jawa hingga 14 Juli

Orang tersebut, kata Edy, menggunakan sepeda motor dan berjenggot tipis. Pelaku juga menggunakan jaket biru tua dan usianya berkisar 40-an. Pelaku mengenakan celana berbahan kain saat menjalankan aksinya. Ada tas di antara stang dan jok sebagai tempat sajam.

“Ciri-ciri umum sudah dapat pakai motor pakai helm hitam jaket biru tua celana cokelat dan dia bawa tas dia letakkan di antara jok. Eksekusi pakai tangan kiri lalu dimasukkan lagi,” ujar Edy di Mapolsek Kotagede, seperti dikutip laman liputan6.com, Rabu (27/4/2016).

Baca Juga:  Sewindu UUK DIY dan Nasib Pejuang Keistimewaan dari Desa

Selain di wilayah Kota Gede, pihaknya menduga pelaku juga beraksi di wilayah Umbulharjo.

“Ciri-cirinya sama pelaku berbadan sedang dan terlihat lusuh,” lanjutnya.

Ia menjelaskan bahwa saat terjadi penyiletan terhadap korban K, siswi SMK tersebut tengah mengendarai sepeda kayuh bersama teman-temannya.

Saat terjadi penyiletan, imbuh Edi, awalnya korban tidak merasakan kesakitan. Hanya saja, setelah beberapa saat, korban merasakan kesakitan. Lalu warga mulai berteriak ada pembacokan. Pelaku melarikan diri.

Baca Juga:  ICM Yogya Layangkan Surat ke Jokowi, Minta Menkumham Dicopot

“Saksi mengatakan pelaku seperti menggunakan pisau cutter atau silet,” ujar Edy.

Hingga kini, pihaknya masih mendalami alat yang digunakan pelaku, serta melakukan pengejaran guna menangkap pelaku aksi sadis tersebut. (Rep-03/Ed-03)