Dokter Spesialis Kulit Kosong, RSUD Sleman Gandeng UGM

Ilustrasi (rsudsleman.slemankab.go.id)

SLEMAN (kabarkota.com) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sleman melibatkan UGM untuk mengisi kekosongan dokter spesialis kulit dan kelamin di rumah sakit tersebut

Kepala RSUD Sleman, Joko Hastaryo mengatakan, kekosongan dokter spesialis tersebut dikarenakan yang bersangkutan telah memasuki masa pensiun.

“UGM menjanjikan dokternya hari ini  (Senin) dikirim,” kata Joko saat dihubungi kabarkota.com, Senin (18/1/2016).

Menurutnya, dokter dari UGM akan diperbantukan sementara hingga ada dokter definitif yang kemungkinan baru akan terisi pada bulan Februari mendatang.

Sebelumnya, seorang warga Sleman, Andy mengeluhkan terganggunya layanan di RSUD Sleman, karena kekosongan dokter spesialis kulit dan kelamin itu.

“Waktu saya memeriksakan istri saya ke RSUD Sleman, kami diberitahu kalau untuk layanan spesialis kulit tutup. Saya tanya kenapa? Dijawap dokternya pensiun sejak awal Januari dan belum tahu sampai kapan,” ujar Andy, baru-baru ini.

Padahal, rata-rata pasien yang berobat dengan menggunakan jasa tersebut mencapai 25-30 orang per hari.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Mafilindati Nuraini menjelaskan, jika memang terjadi kekosongan dokter spesialis di rumah sakit tersebut, maka semestinya merekrut pegawai BLUD (non PNS) karena sudah menjadi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tersendiri. (Rep-03/Ed-03)