Duh, Porter Bandara di Bali Tersedot Baling-baling Pesawat

Ilustrasi Bandara Ngurah Rai, Bali. (Foto: liputan6.com)

DENPASAR (kabarkota.com) – Seorang petugas porter ground handling Bandara Ngurah Rai, Bali, Muchsinin mengalami nasib nahas. Petugas tersebut tersedot baling-baling pesawat Wings Air tipe ATR-72 dengan nomor lambung PK-WGL.

Kejadian itu menimpa Muchsinin pada saat memuat barang bagasi penumpang ke dalam kompartemen pesawat. Usai proses loading bagasi, Muchsinin keluar kompartemen melewati pinggir badan pesawat di sisi kanan, berdekatkan dengan baling-baling.

Baca Juga:  JaDI DIY Menganggap PSU tak Efektif

Korban sebetulnya telah diingatkan rekan kerjanya agar tidak melewati pinggiran pesawat yang bersamaan dengan posisi start engine. Diduga nekat, korban akhirnya tersedot angin baling-baling pesawat dengan berpenumpang 46 orang yang akan menuju Labuan Bajo tersebut. Selepas kejadian, korban langsung tak sadarkan diri.

Mengetahui kejadian itu, rekan kerja korban membunyikan kode tanda berbahaya kepada pilot agar mematikan mesin. "Akibat kejadian tersebut korban terkena baling-baling sehingga mengalami luka di kepala bagian belakang sebelah kanan," kata General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Herry A.Y. Sikado, di Kuta, Bali seperti dikutip liputan6.com, Selasa (14/10).

Baca Juga:  Muhammadiyah dan NU Garap Film "Jejak Langkah 2 Ulama"

Herry menuturkan, peristiwa tak terduga itu terjadi pada pukul 11.40 WITA. Kemudian, pada pukul 11.50 WITA, korban segera dibawa ke rumah sakit dengan menggunakan ambulan PT Angkasa Pura I. "Pukul 12.10 WITA korban sudah sadar," katanya.

PT Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai selaku pengelola bandara mengklaim secara rutin menyosialisasikan keselamatan di area sisi udara kepada para mitra usaha dan mitra kerja. "Kegiatan ramp safety yang dilakukan 2 kali dalam 1 tahun juga dibarengi dengan program safety awareness dengan memasang spanduk dan rambu-rambu imbauan keselamatan," jelasnya.

Baca Juga:  Sering Berbenturan dengan Masyarakat, Ini Harapan Mahasiswa untuk Proyek Pemerintah

AHMAD MUSTAQIM