Dukung Perpu Pilkada, Ical Dinilai Tak Tegas

Aburizal Bakrie (tengah). (Sumber: cnnindonesia.com)

JAKARTA (kabarkota.com) – Keputusan Aburizal Bakrie mendukung Peraturan Pengganti Undang-undang (Perpu) Pemilihan Kepala Daerah yang ia cantumkan melalui akun twitternya, @aburizalbakrie, ditanggapi sinis oleh mitra politiknya. Politikus Partai Golkar Agun Gunanjar Sudarsa menilai tak habis pikir dengan keputusan Ical, panggilan Aburizal Bakrie, yang mendadak berbalik arah.

Menurutnya, ungkapan Ical melalui akun twitternya hanya rekayasa demi kepentingan tawar menawar politik. Keputusan itu, kata dia, justru mengorbankan Partai Golkar sekaligus para kadernya para kadernya. "Itu duduk ditampuk kekuasaan. Partai dikorbankan, kader-kader yang melawan disingkirkan," kata Agun di Jakarta, Rabu (10/12).

Baca Juga:  WWF Indonesia: 38 Gajah Sumatera Mati dalam Dua Tahun

Ia juga mengungkapkan, selama ini Ical memimpin Partai Golkar kerap tidak tentu arah dan inkonsisten arah politiknya. "ARB tidak jelas arah. Plintat-plintut. Itulah yang membuat saya tidak percaya lagi," kata dia.

Sementara, politisi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul menilai dukungan Ical terhadap Perpu Pilkada sudah terlambat. Ia berpandangan, saat ini masyarakat melihat niat Ical sudah tidak murni. "Kok baru sadar sekarang? Jangan main-mainkan dengan hati rakyat," kata Ruhut.

Baca Juga:  Perayaan HUT Brimob di Yogyakarta Diwarnai Unjuk Rasa Jurnalis

Ruhut menganggap keputusan Ical mendukung Perpu Pilkada lantaran pihaknya dalam situasi terjepit. "Kemarin itu Golkar hanya gertak sambal saja," ucapnya. (metrotvnews.com)