Empat Hal yang Diabaikan saat Melamar Kerja

Ilustrasi (Sumber: tipskarir.com)

JAKARTA (kabarkota.com) – Selama ini, ada mitos bagi para pencari kerja jika ingin mendapatkan perhatian dari perekrut, maka harus membuat surat lamaran pekerjaan sekreatif mungkin.

Tak heran jika kemudian mereka menjaditerlalu obsesif dengan mendesain tampilan CV sedemikian rupa, serta merangkai kalimat sehingga bisa terlihat pintar.

Namun tahukah Anda bahwa ahli karier mengatakan, beberapa hal yang diobsesikan pelamar tak terlalu diperhatikan perekrut? Ini empat hal yang seringkali diabaikan oleh para perekrut tenaga kerja:

1. Dekorasi Resume
Beberapa pelatih karier memang mengatakan jika Anda harus memikat para perekrut kerja dengan surat lamaran serta CV yang Anda kirimkan. Mereka juga menyarankan agar surat tersebut dibuat sekreatif mungkin sehingga menarik perhatian pihak perusahaan.

Baca Juga:  Tak ingin Stres di Pagi Hari? Lakukan Empat Langkah Ini

Hanya saja, pemilik Blog AskManager, Alison Green mengatakan, sebenarnya tidak ada perekrut yang menerima karyawan hanya berdasarkan betapa bagus tampilan CV-nya.

Jika Anda melamar untuk posisi design grafis mungkin hal itu akan menjadi pertimbangan. Namun bila bukan, tak perlu membuat desain yang terlalu merepotkan dan fokuslah pada potensi Anda.

2. Kerapian Halaman Resume
Menurut sebuah studi yang dilakukan The Ladders, rata-rata perekrut hanya melihat lamaran selama enam detik. Oleh karenanya, perekrut umumnya berfokus pada pengalaman kerja yang daripada detail-detail lainnya, termasuk kerapian halaman resume.

3. Surat Lamaran Puitis

Masih menurut Alison, surat permohonan kerja sebaiknya ditulis secara lugas tentang mengapa Anda berhak diterima sebagai karyawan, sehingga Anda tidak perlu menyelipkan bahasa yang rumit apalagi sulit dimengerti.

Baca Juga:  Olahraga Ini Bisa Perpanjang Umur Anda

4. Alasan Tidak Diterima
Ketika tidak mendapat panggilan dari perusahaan yang bersangkutan, biasanya Anda memikirkan apa yang salah dari lamaran yang dikirim?. Padahal sebenarnya, alasan Anda tidak diterima belum tentu tentang diri Anda. Alison menduga, kadang perekrut tidak memeriksa lamaran secara rutin. Ia pun menyarankan ketika Anda sudah bersikap terlalu galau bayangkan saja jika Anda tidak mendapatkan pekerjaan. Dengan begitu hati bisa lebih tenang dan tak membebani pikiran. (Wolipop)