Hadapi Wabah Corona, Wakil Walikota Yogya: Stok Pangan Aman, tak Perlu “Panic Buying”

Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi (dok. kabarkota.com)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Wakil Walikota (Wawali) Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan, stok pangan di wilayah Kota Yogyakarta dalam beberapa bulan ke depan masih aman.

Heroe menyampaian hal tersebut berdasarkan hasil pertemuannya dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Yogyakarta.

“Oleh karena itu, saya menghimbau masyarakat agar belanja sewajarnya saja karena semua stoknya masih tersedia, dan tidak perlu panic buying,” kata Heroe dalam siaran persnya, Selasa (2/4/2020).

Baca Juga:  Takut Ebola? Begini Cara Menghindarinya

Selain itu, Heroe mengaku, pihaknya tengah menjalin kerjasama dengan Ojek Online dan juga para pedagang di pasar-pasar kota Yogyakarta. Tujuannya, untuk memudahkan masyarakat yang akan berbelanja kebutuhan sehari-hari tanpa harus keluar rumah.

Menurut Heroe, nantinya warga bisa memesan barang belanjaan melalui WA maupun secara online.

“Ini bagian dari upaya kami untuk menjaga Yogyakarta tetap kondusif, aman, nyaman, dengan membatasi perkumpulan, dan mengurangi interaksi warga di luar rumah,” imbuhnya.

Baca Juga:  Pendengaran1,1 Milyar Remaja Dunia Terancam Rusak

Selain itu, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta ini menyebutkan, saat ini jumlah orang yang datang ke Kota Yogyakarta sekitar 550 orang. Mereka adalah warga Yogya yang baru kembali luar kota sehingga semua berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP).

“Mereka masuk langsung isolasi 14 Hari. Kalau ada yang mengalami gejala, maka langsung periksa Puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya,” ungkap Heroe

Untuk itu, pihaknya mengapresiasi kerjasama yang baik antara warga dengan pihak RT/RW setempat dalam menanggulangi wabah Covid-19 di Kota Yogyakarta.

Baca Juga:  Pengakuan Blak-blakan 3 Mantan Pelaku Klitih di Yogya

Wakil Walikota Yogya juga mengimbau agar masyarakat menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) guna menjaga diri, keluarga, dan lingkungannya agar terhindar dari penularan virus corona. (Rep-01)