Harga Cabai Melonjak, Pemda DIY Siapkan Langkah Ini

Asekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY, Gatot Saptadi (sutriyati/kabarkota.com)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Dalam beberapa hari terakhir, harga cabai di sejumlah daerah termasuk Yogyakarta mengalami lonjakan yang tajam hingga mencapai kisaran Rp 60 ribu per kg. Karenanya, Pemda DIY menyiapkan langkah jangka pendek maupun jangka panjang untuk menstabilkan harga komoditas pangan tersebut di pasaran.

Asekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY, Gatot Saptadi menduga, penyebab kenaikan harga cabai kali ini dipengaruhi berbagai faktor. Selain faktor cuaca yang mengakibatkan stok cabai menipis sementara permintaan tetap tinggi juga buruknya tata niaga karena menyebabkan jalur distribusinya menjadi panjang.

Baca Juga:  ABY: Kebijakan THR perlu Pengawasan Serius

“Bisa jadi ketika harga cabai mahal, para petani belum tentu meraup keuntungan besar,” kata Gatot kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (14/3/2016).

Untuk itu, pihaknya menyatakan telah meyiapkan upaya jangka pendek dan jangka panjang untuk menjaga kestabilan harga cabai di pasaran. Salah satunya, dengan penjualan cabai tidak secara individual melainkan melalui kelompok-kelompok sehingga ada keseragaman harga, baik saat harga jatuh maupun melonjak.

Baca Juga:  PT Kereta Api Indonesia Buka Lowongan Kerja untuk D3 dan S1

“Kami juga merencanakan operasi pasar,” imbuhnya.

Sedangkan untuk rencana jangka panjang, lanjut Gatot, pemda DIY akan melakukan perbaikan tata niaga sehingga jalur distribusinya bisa dipangkas. Dengan begitu, harga di pasaran juga bisa ditekan. (Rep-03/Ed-03)