Hawa Panas Melanda, 500 warga India Meninggal Dunia

Seorang warga India memanfaatkan pipa air untuk membasahi tubuhnya di tengah cuaca ekstrim yang melanda di wilayah tersebut (sumber: fb bbc Indonesia)

UTTAR PRADESH (kabarkota.com) – Sekitar 500 warga India dikabarkan meninggal dunia akibat serangan hawa panas, sengan temperatur 47,7 derajat celcius, atau mencapai level tertinggi, di kota Allahabad, negara bagian Uttar Pradesh.

Selain Uttar Pradesh, cuaca ekstrim juga melanda di negara bagian Telangana, Andhra Pradesh, dan ibukota Delhi. Di negara bagian ini, tercatat 246 orang meninggal, dalam sepekan terakhir.

Baca Juga:  Sandiaga Uno Angkat Suara soal Tuduhan Keterlibatan dalam Panama Papers

"Sebagian besar korban adalah orang yang terkena matahari secara langsung, biasanya berusia 50 tahun ke atas dan dari kelas pekerja," jelas P Tulsi Rani, komisaris departemen penanganan bencana di Andhra Pradesh.

Pihaknya khawatir, jumlah korban jiwa masih akan bertambah, bahkan lebih tinggi angkanya dibandingkan bencana yang sama pada tahun 2010 lalu.

Karenanya, pemerintah setempat mengimbau, afar Warga berlindung dari sinar matahari dan minum banyak air. Mengingat, cuaca ekstrim tersebut diperkirakan masih akan berlangsung selama beberapa bulan ke depan.

Baca Juga:  Antisipasi Wabah Virus Corona, Pemda DIY Gelar Rakor Kesiapsiagaan

Sementara supir taksi di Kalkuta dianjurkan untuk tidak bekerja pada jam-jam dengan cuaca panas setelah seorang supir meninggal karena kepanasan di dalam taksinya. (BBC Indonesia)