Helikopter untuk Konjerat Presiden di Yogya Jatuh, 3 Korban Meninggal

Bangkai Helikopter milik TNI AD yang jatuh di dusun Kowang RT 01/RW 01, Desa Tamanmartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, DIY, Jumat (8/7/2016) sore. (dok. istimewa)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Tercatat tiga orang meninggal dunia dan tiga orang lainnya mengalami luka-luka, akibat jatuhnya pesawat milik TNI AD jenis helikopter dengan nomor registrasi HA-5073, di Dusun Kowang RT 01/RW 01, Desa Tamanmartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, DIY, Jumat (8/7/2016) sore.

Baca Juga:  Bregodo Napak Tilas Jenderal Sudirman: Para Penerus Perjuangan di Jalur Dakwah

Berdasarkan informasi yang dihimpun kabarkota.com dari berbagai sumber, pesawat yang mengangkut lima personel TNI tersebut terbang dari Bandara Adi Sumarmo Solo, Jawa Tengah menuju Bandara Adi Sucipto Yogyakarta itu dalam rangka Kontijensi Darurat (Konjerat) Presiden, Joko Widodo (Jokowi), yang rencananya menggelar serangkaian kegiatan di Yogyakarta, Sabtu (9/7/2016) besok.

Pesawat naas tersebut diterbangkan oleh Kapten Cpn Titus Benediktus Sinaga (Pnb I), dan co pilot, Letda Cpn Angga Juang (Pnb II), melalui Klaten.

Baca Juga:  LSM Desak Pemerintah Hentikan Bisnis Militer di Papua

Namun, pesawat yang take off dari Solo sekitar pukul 15.16. WIB itu lost contact saat di ketinggian sekitar 1000 feet hingga diketahui terjatuh di rumah milik warga Kowang, Heru Purwanto.

Para korban telah dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara, sementara bangkai pesawat masih dalam proses evakuasi. (Rep-03/Ed-03)