Hujan Abu Kelud Gelapkan Yogya

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Hujan abu mengguyur wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta sejak tadi sekitar pukul 04.00 hingga sekarang. Beberapa sekolah meliburkan kegiatan belajar mengajar. Menurut informasi BPPTKG (Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknoologi Kebencanaan Geologi), hujan abu tersebut berasal dari letusan Gunung Kelud, Jatim.

“Sejauh ini Merapi tidak terpengaruh. Kondisinya masih normal,” tegas Subandrio, kepala BPPTKG, kepada kabarkota.com.

Gunung Kelud meletus Kamis (13/2) sekitar pukul 22.50 WIB. Suara letusan terdengar hingga wilayah Solo dan DIY.

Baca Juga:  BNPT: Melawan Teroris tak cukup dengan "Kami tidak Takut"

Lebih lanjut Subandrio mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati di jalan karena hujan abu cukup pekat hingga mempengaruhi jarak pandang. Selain itu, masyarakat harus menggunakan masker untuk mengantisipasi gangguan kesehatan “Hati-hati di jalan, perlu menggunakan masker,” imbau Subandrio.

Sebelumnya, Kamis (13/2) sekitar pukul 22.50 wib Gunung Kelud meletus, dengan ketinggian asap vulkanik sekitar 3000 meter. Letusan kali ini juga terdengar hingga wilayah Solo dan DIY.

Baca Juga:  Ini Peluang Bisnis 2016 yang Dipastikan Menambah Penghasilan Anda

Sementara itu, beberapa sekolah membolehkan siswanya tidak mengikuti aktivitas belajar mengajar. Para siswa diberi pengumuman melalui pesan singkat. Itu misalnya terjadi di SMP Negeri 8 dan SMP Muhammadiyah 3. (tya)

SUTRIYATI