Hujan Lebat Disertai Petir Guyur Kawasan UGM

Hujan lebat di kompleks Masjid Kampus UGM, Kamis (8/11/2018). (dok. kabarkota.com)

SLEMAN (kabarkota.com) – Hujan lebat disertai petir mengguyur kawasan UGM dan sekitarnya, mulai pukul 14.00 WIB.

Kondisi cuaca tersebut sesuai dengan prakiraan Stasiun Klimatologi (Staklim) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) DIY, yang dirilis Kamis (8/11/2018).

Dalam Peringatan Dini Cuaca DIY, Kepala Staklim BMKG DIY, Agus Sudaryatno memperkirakan, wilayah DIY masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

Diantaranya,
1. Wilayah Gunung Kidul: Rongkop, Semanu, dan Tepus.

2. Wilayah Kulonprogo: Samigaluh, Kalibawang, dan Girimulyo.

3. Wilayah Sleman: Turi, Pakem, Cangkringan, Kalasan, Ngemplak, Ngaglik, dan Sleman

4. seluruh wilayah Kota Yogyakarta

5. Wilayah Gunung Kidul

Pihaknya juga menambahkan, di sejumlah titik, hujan lebat yang disertai petir diprediksi masih akan berlangsung hingga pukul 16.00 WIB. Wilayah yang dimaksud, antara lain:

1. Wilayah Gunung Kidul: Playen, Paliyan, Saptosari, Girimulyo, dan Tanjungsari.

2. Wilayah Sleman: Depok , Berbah, Minggir, Moyudan, Seyegan, Mlati, Gamping, Godean, dan Prambanan,

3. Wilayah Kulonprogo: Nanggulan, Pengasih, dan Kokap.

Sementara Prakirawan Staklim BMKG DIY, Sigit Prakoso menjelaskan, meski sudah turun hujan lebat dan petir, namun sebenarnya, saat ini masih dalam musim pancaroba, atau belum memasuki musim penghujan.

“Kami perkirakan awal musim hujan tahun ini mundur dua dasarian (20 hari), dibandingkan dengan rata-ratanya,” ucap Sigit. (Ed-02)