Indah dan Menegangkan, Wiwi – Andre Menikah di Katedral Saat Aksi Bela Islam II

JAKARTA (kabarkota.com) – Wiwi dan Andrie mungkin tidak pernah membayangkan sebelumnya jika harus menikah di tengah ratusan ribu umat Islam. Pasangan pengantin itu melangsungkan pernikahannya di Katedral, yang bangunannya berseberangan dengan Masjid Istiqlal Jakarta, tempat konsentrasi massa umat Islam yang melakukan aksi bela Islam II, Jumat (4/11/2016).

Banyak hal sudah terlanjur dipersiapkan untuk pernikahan tersebut. Wedding Organizer, Dodo mengakui, awalnya sempat khawatir jika acara pernikahan berjalan di tengah aksi besar. Namun dengan keyakinan bahwa aksi akan berjalan damai, pernikahan itupun tetap berjalan sesuai rencana.

Saat yang menegangkan itupun tiba. Ketika rombongan pengantin akan memasuki Katedral, di sekitar lokasi dipenuhi dengan massa umat Islam yang sedang bergerak untuk longmarch menuju Istana Merdeka.

“Mobil pengantin sempat terjebak di antara kerumunan massa dan tidak bisa masuk gereja,” kata Dodo.

Tak disangka, salah satu peserta aksi damai umat Islam langsung mengkoordinir massa lainnya untuk memberikan jalan kepada mobil pasangan pengantin tersebut. Mobil pun bisa mencapai Katedral dengan selamat. Aksi damai umat Islam siang itu bukanlah sebatas jargon.

Disaksikan oleh 30 tamu undangan terbatas, Wiwi – Andrie melangsungkan pernikahan pada pukul 14.00 wib, yang diawali dengan pemberkatan. “Hari ini nggak akan kami lupakan, karena pernikahan kami dilangsungkan bersamaan dengan aksi demo besar,” kata Wiwi, sang pengantin.

Keputusan Wiwi dan Andreas untuk tetap melangsungkan pernikahan saat aksi demo berlangsung, mendapat dukungan dan doa dari teman-teman mereka, dengan memberi komentar melalui akun Instagram.

“Lancar yah Andre dan Wiwi…GBU,” tulis @anilia_setiadi.

(Sumber: Netz.id/ Ed-02)