Ini Dia Belut asli Indonesia, Si Cantik yang jarang Dilirik

Honeycomb muray eel milik Septian (dok. kabarkota.com)

SLEMAN (kabarkota.com) – Siapa tak kenal belut? sejenis ikan yang biasa dijadikan salah satu bahan makanan, dengan berbagai kreasi menu. Kelezatan dagingnya yang tak diragukan lagi, membuat jenis predator ini banyak diburu dan memiliki nilai jual cukup tinggi. Bahkan ada juga yang kemudian membudidayakannya untuk memenuhi permintaan pasar, khusus bagi para pelaku bisnis kuliner.

Tahukah kamu bahwa sebenarnya ada ratusan atau bahkan ribuan jenis spesies belut? Salah satunya, yang dinamai honeycomb muray eel.

Menurut salah satu penangkar belut moray di Sleman Septian, belut moray yang bisa hidup di air payau dan air laut ini ternyata merupakan jenis belut asli Indonesia, karena banyak ditemukan di perairan Indo-pasifik.

Sekilas bentuk belut moray satu ini terlihat seperti ular karena panjangnya bisa mencapai 3 meter saat telah menjadi belut dewasa. Berbeda dengan belut sawah yang kulitnya polos, honeycomb moray eel ini kulit tubuhnya bermotif, sehingga cantik untuk dijadikan ikan hias di aquarium.

Meski banyak ditemukan di perairan Indonesia, namun belut moray ini belum cukup populer di masyarakat, dibandingkan belut sawah yang biasa dikonsumsi. Padahal sebenarnya, kata Septian, belut moray ini juga termasuk hewan yang layak konsumsi.

“Kenapa orang jarang yang memiliki belut moray ini? Karena masih sedikit orang yang mempopulerkan, dianggap sebagai hewan yang tak memiliki nilai ekonomis, baik dari segi hias maupun segi konsumsi. Padahal dari segi konsumsi, dagingnya bisa dibuat sushi dan bisa dijadikan obat kejantanan,” jelas Septian kepada kabarkota.com, baru-baru ini.

Honeycomb moray eel ini umumnya hidup di perairan tropis di kedalaman 20 – 30 meter. Belut laut ini memiliki usia yang cukup panjang, antara 35 – 50 tahun dengan panjang tubuh bisa mencapai 2-3 meter.

Namun begitu, belut ini bisa juga dijadikan hewan piaraan di aquarium, dengan catatan airnya mengandung kadar garam yang telah disesuaiakan setara dengan air payau yang menjadi habitatnya. Selain itu, belut moray juga merupakan hewan pemalu sehingga saat dipelihara, harus disiapkan tempat persembunyian supaya tidak mudah stress saat berada di dalam kolam air buatan.

Keunikan lainnya dari jenis hewan satu ini adalah hermaprodit atau hewan yang biasanya memiliki sistem reproduksi jantan dan betina, baik memproduksi telur dan sperma sehingga sulit dikenali jantan/betina di usianya yang masih muda. Pola makannya hampir mirip ular yang sekali makan bisa tahan untuk beberapa hari.

Pria yang tinggal di dusun Ngaran, RT 02, Desa Balecatur, Kecamatan Gamping Sleman, Kabupaten Sleman, DIY ini mengaku, mulai tertarik memperjual-belikan belut jenis ini sejak 2017 lalu. Dalam setiap bulannya ada 80 -100 ekor honeycomb moray eel, ia dapat dari para nelayan. Untuk satu ekor belut moray, ia jual antara Rp 250 ribu hingga jutaan rupiah. (Rep-01)