Ini Figur Ideal Jaksa Agung dan Kapolri Baru versi IPW

Ilustrasi (sumber:nasional.rimanews.com)

JAKARTA (kabarkota.com) – Indonesia Police Watch (IPW) meminta agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) tidak salah dalam memilih Jaksa Agung dan Kapolri yang baru.

Ketua Presidium IPW, Neta S. Pane berdalih, tampilnya Kapolri dan Jaksa Agung yang baru nantinya akan mengimbangi kinerja Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) dan Menko Polhukam dalam kabinet kerja Jokowi – JK.

Baca Juga:  Pil Pahit untuk Bupati Subang

“Para pejabat baru ini semestinya bisa bersinergi dan saling melengkapi, serta tidak ada ketimpangan satu sama lain dalam membangun sistem hukum di pemerintahan yang barh,” kata Neta, dalam siaran persnya, Selasa (11/11).

Menurutnya, sinergi antarpejabat negara tersebut menjadi tolok ukur keberhasilan pembangunan hukum dalam pemerintahan Jokowi – JK lima tahun ke depan. “Bagaimana pun, revolusi mental tidak akan berhasil tanpa penegakan supremasi hukum,” ujarnya.

Baca Juga:  Didenda 1,1 Triliun, Pembakar Hutan di Riau Siap Ajukan Banding

Oleh karena itu, lanjut Neta, Jokowi-JK juga dituntut untuk bisa merealisasikan geralan revolusi mental, melalui penataan dan perubahan di kedua lembaga penegakan hukum tersebut.

Figur profesional dan bukan dari kalangan partai atau pun internal kelembagaan khususnya kejaksaan, lanjut dia, bisa menjadi pertimbangan bagi pemerintah untuk mengangkat Jaksa Agung dan Kapolri baru. Harapannya, mereka akan lebih agresif dalam memburu para pengemplang pajak, mafia pajak, mafia proyek, mafia migas, mafia hukum, serta para koruptor yang merugikan kekayaan negara. (suara.com)