Jembatan di DIY Rawan Rusak

Jembatan Comal dalam Perbaikan (sumber: www.tribunnews.com)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Rusaknya jembatan Comal di wilayah Jawa Tengah (Jateng) disinyalir telah memperpendek usia jembatan-jembatan di DIY.

Pejabat Pembuat Komitmen Karangnongko-Yogyakarta-Prambanan, Santosa mengatakan, sejak rusaknya jembatan Comal, arus kendaraan khususnya angkutan berat dialihkan melalui jalur lintas selatan DIY. Akibatnya, sejumlah jembatan rawan ambles. Terlebih saat memasuki musim penghujan nantinya.

“Umur jembatan seharusnya bisa mencapai 50 tahun. Namun karena pengalihan jalur dengan beban tonasi yang berlebihan, maka itu mengurangi umur jembatan,” kata Santosa kepada wartawan, di kantornya, Rabu (10/9).

Baca Juga:  "Si Thole" Uji Coba Hari Ini

Ia menyebutkan, sejumlah jembatan di DIY yang dilalui kendaraan muatan berat akibat peralihan arus kendaraan dari comal, di antaranya Jembatan Krasak, jembatan Gamping, dan Jembatan Janti. Bahkan untuk mengurangi resiko amblesnya jembatan Gamping, baru-baru ini, pihaknya bersama kepolisian dan instansi terkait telah memindahkan posisi traffic light yang sebelumnya tepat di atas jembatan, mundur beberapa meter sebelum jembatan tersebut.

Selain itu, Santosa juga mengaku, telah melakukan pengawasan ketat di sekitar jembatan Sedayu Bantul, yang sebelumnya juga sempat ambles dan telah diperbaiki.

Baca Juga:  Pimpinan Baru DPD KAI DIY Terpilih, ini Tantangan yang Dihadapi

“Untuk mengurangi dampak pengalihan jalur tersebut, arus kendaraan dari arah Purwokerto melalui jalur lintas selatan, melewati congot srandakan bantul belok kiri jalan pemuda ke utara tembus ring road selatan,” jelas dia lagi.

Santosa juga berharap, agar paling lambat akhir tahun 2014 ini, perbaikan jembatan Comal selesai, sehingga arus lalu-lintas bisa dibuka secara normal dan tidak menambah beban di Jalur Lintas Selatan. (tri)