Joint Batal Usung Garin-Rommy di Pilkada Kota Yogya 2017

Ilustrasi (sutriyati/kabarkota.com)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Jogja Independent (Joint) akhirnya mengambil keputusan untuk tidak meneruskan proses kontestasi Pilkada Kota Yogyakarta 2017, yang sebelumnya akan mengusung pasangan Garin Nugroho dan Rommy Heryanto.

Juru Bicara Joint, Subkhi Ridho mengakui bahwa donasi KTP yang diharapkan sebagai wuju partisipasi aktif dari masyarakat untuk menentukan nasib sendiri kurang mendapatkan respon.

Total dukungan minimal yang disyaratkan agar Joint bisa mengusung calonnya tersebut adalah 27 ribu KTP. Namun hingga menjelang batas akhir pengumpulan dukungan pada Agustus mendatang, pihaknya baru mendapatkan sekitar 4 ribu dukungan.

Baca Juga:  PLTN Alternatif Terakhir di Indonesia. Ini Alasannya

“Kalau kami hanya mengandalkan jaringan yang ada, maka rata-rata mereka tak ber-KTP Yogyakarta,” ungkap Subkhi kepada wartawan di sekretariat Joint, Kamis (21/7/2016).

Sementara untuk mencari dukungan ke kampung-kampung, dalih Subkhi, tak mungkin tanpa ada pendanaan. Sedangkan selama ini, dana yang tersedia terhitung sangat minim.

“Ada banyak yang sebenarnya mau menyumbang, tapi setelah mereka (Garin-Rommy) terdaftar di KPU,” imbuhnya.

Untuk itu, pihaknya mempersilakan kepada masing-masing bakal calon Joint untuk menentukan langkah politiknya secara mandiri. Meski begitu, pihaknya juga menegaskan, hingga saat ini, belum ada komunikasi politik dengan partai manapun.

Baca Juga:  Tak Laporkan Dana Kampanye, Kepesertaan Parpol dalam Pemilu bisa Dibatalkan

Ditambahkan pegiat Joint lainnya, Dodi bahwa pihaknya akan terus bergerak dalam wilayah edukasi politik kepada masyarakat, pasca pembatalan tersebut.

“Kami bersimpati pada para tokoh muda yang maju alam kontestasi Pilkada Yogya dan mencalonkan diri sebagai calon Walikota dan bervisi membawa perubahan menuju Yogya kembali baik,” ujarnya.

Kepada masyarakat, kata Dodi, Joint juga mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan perjuangan mereka selama ini, dalam mendukung para bakal calon, melalui donasi KTP-nya. (Rep-03/Ed-03)

Baca Juga:  Revisi UU KPK = Membunuh KPK