Jokowi Disebut Presiden Terlemah, Ini Kata Indostrategi

Foto: humanosphere.com 
 
 
JAKARTA (kabarkota.com) – Direktur Lembaga Survei IndoStrategi Research and Consulting, Andar Nubowo menganggap posisi Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden tetap akan kuat selama bisa memainkan perannya.
Menurutnya, di tengah dominasi Koalisi Merah Putih (KMP) di parlemen, Jokowi harus menyusun kabinet yang hebat.
“Kabinet hebat dengan menteri menteri pekerja, petarung dan komunikator politik handal,” kata Andar kepada kabarkota.com, menanggapi adanya survei yang memperkirakan Jokowi akan menjadi presiden terlemah.
Baca Juga:  Mantan imam Besar Masjid Istiqlal dan Cita-cita yang tak Kesampaian hingga Tutup Usia
Komunikasi politik seorang menteri, ungkap Andar, sangat penting untuk menambal sulam lobi dan komunikasi politik Koalisi Indonesia Hebat (KIH) yang selama ini terkesan kedodoran.
“Jika tim kabinet solid dan bekerja sepenuh hati, maka anggapan itu akan sirna dengan sendirinya,” ucap Andar melalui Whatsapp, 10 Oktober 2014.
Sebaliknya, jika Jokowi tidak bisa memainkan peran itu, atau tidak menunjukkan ketegasan, maka mantan Gubernur DKI Jakarta ini akan tampil seperti yang disangkakan lembaga survei tersebut.
Baca Juga:  Hari Kelima Evakuasi Korban Longsor, 52 Jenazah Belum Ditemukan
Sebelumnya, pada 9 Oktober lalu, sejumlah media memberitakan bahwa Lembaga Survei Indonesia (LSI) memprediksi Jokowi terancam menjadi presiden terlemah sepanjang sejarah bangsa Indoensia.
LSI berdalih, lemahnya posisi Jokowi sebagai kepala negara karena parlemen kini dikuasai oleh kekuatan oposisi. Selain itu, mantan orang nomer satu di kota Solo, Jawa Tengah ini juga tidak mengontrol langsung parpol mana pun. Ditambah lagi, kemenangan Jokowi dalam Pilpres 2014 tidak mutlak, karena kemenangannya selisih tipis dengan kubu lawan.
Baca Juga:  Gunung Agung Erupsi, Masyarakat Diimbau Waspadai Bahaya Sekunder
SUTRIYATI