Kapolda DIY Diganti, Banyak Kasus Belum Tuntas

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Kepala Polda DIY Haka Astana dipindahtugaskan ke Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia. Penggantinya yang akan memimpin Polda DIY adalah Wakapolda Sumsel Oerip Soebagyo.
Kabid Humas Polda DIY AKBP Anny Pudjiastuti mengatakan Kapolda DIY saat ini Haka Astana akan diangkat sebagai staff Ahli Manajemen Kapolri. Dia akan menggantikan Irjen Pol Jodie Roseto.
Menurut Anny, pergantian itu sesuai dengan telegram Polri pada Rabu (25/6). Dalam TR itu ada 17 pejabat yang mendapatkan promosi jabatan dan ada pula yang dimutasi. Menurut Anny, mutasi adalah hal yang biasa terjadi di dalam tubuh kepolisian.
"Tahapan pergantian ini akan dilakukan di Mabes Polri yang dipimpin oleh Kapolri. Kemudian serah terima jabatan antara Kapolda baru dan lama akan dilakukan di Polda DIY," ungkap dia di Mapolda DIY, Jumat (27/6). Namun Anny mengaku untuk kepastian pelantikannya belum diketahui, sebab hal itu menunggu keputusan pusat.
Koordinaator Masyarakat Anti Kekerasan Yogyakarta (Makaryo), Beny Susanto memiliki harapan terhadap Kapolda DIY yang baru. Menurutnya banyak kasus yang belum tuntas di DIY hingga saat ini. 
"Kapolda DIY yang baru masih ada PR. Berdasarkan catatan Makaryo hingga saat ini ada 25 kasus kekerasan, dua diantaranya sudah terselesaikan dan statusnya sudah terpidana. Harapanya untuk kasus yang belum jelas, agar diperjelas. Terutama itu untuk korban," kata dia.
Menurut Benny, jika diperjelas maka pihak korban akan menaruh kepercayaan. Selain itu juga keadilan dapat ditegakkan. (mon/rin)