Keluhan Diabaikan, Warga Karangnongko Bantul Datangi DLHK DIY

Aksi warga Karangnongko di kantor DLHK DIY, Selasa (30/7/2019). (dok. kabarkota.com)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Puluhan warga Dusun Karangnongko, Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Bantul, DIY mendatangi kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY, pada Selasa (30/7/2019).

Koordinator warga Karangnongko, Waljito mengatakan, kedatangan mereka kali ini untuk mendesak DLHK DIY untuk mengusut tuntas pelaku di balik pencemaran limbah di saluran irigasi warga selama belasan tahun terakhir.

Baca Juga:  27 korban Miras Oplosan tak Terselamatkan, Ini Penjelasan Medisnya

“Limbah itu kami sinyalir dari limbah industri,” ungkap Waljito kepada wartawan, Selasa (30/7/2019).

Menurutnya, pada 15 Juli 2019 lalu, pihaknya juga sempat mendatangi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul dapat segera menindaklanjuti aduan warga. Namun pada kenyataanya selama dua minggu terakhir, limbah yang berwarna putih itu masih terus mengalir. Padahal, warga juga sempat menyegel saluran limbah tersebut.

“Kami mensinyalir bahwa itu limbah dari industri, karena baunya sangat menyengat,” ungkapnya.

Baca Juga:  Operasi Narkoba Progo-2018 Digelar, 48 Kasus Terungkap

Untuk itu, pihaknya mendesak agar DLHK DIY mengusut tuntas pelaku di balik pencemaran limbah dan bisa dihukum berat pelakunya.

Menanggapi tuntutan warga tersebut, Kuncoro Hadi Purwoko
selaku Kepala Bidang pentaatan, pengkajian dan pengembangan kapasitas DLHK DIY
meminta, agar masyarakat tidak serta-merta menuduh, sebelum mengetahui hasil uji laboratorium yang sudah dilakukan.

“Kami akan buka hasil uji laboratorium yang sudah ada,” tegasnya.

Oleh karenanya, pada kesempatan tersebut, perwakilan warga diundang oleh pihak DLHK DIY untuk mengikuti paparan hasil uji laboratorium atas limbah yang dikeluhkan warga.

Baca Juga:  KTT Hutan Hujan Asia Pasifik Ke-3 Dibuka di Yogyakarta

Dari pantauan kabarkota.com, hingga berita ini diturunkan, pertemuan antara DLHK dengan warga Karangnongko masih berlangsung. (Rep-01)