Kemensos Gelontorkan Rp 2,1 M

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Kementrian Sosial (Kemensos) menggelontorkan dana bantuan sekitar Rp 2,1 milyar bagi pengungsi korban bencana Gunung Kelud di Jawa Timur.

Dalam rilis yang diterima kabarkota.com, Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri mengatakan, selain bantuan uang tunai, kementrian telah mengirim berbagai paket logistik ke Dinsos Jawa Timur. Antara lain, 750 lembar matras, 5.000 paket lauk pauk, 1.000 family kit, 750 paket kids ware, 750 paket food ware,   1.000 paket peralatan dapur keluarga, serta 1.500 paket sandang.

Baca Juga:  Ini Pengakuan Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Yogya tentang Alasan Menteri Susi Putus Sekolah

“Untuk menyiapkan kebutuhan makanan bagi pengungsi, kami juga mendirikan dapur umum lapangan di kantor dinas sosial,” kata Mensos.

Dapur lapangan didukung dan dioperasikan para personel Taruna Siaga Bencana (Tagana), Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK), Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), serta Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).

“Kami juga telah mendirikan posko pengungsi di Rumah Perlindungan Sosial Anak di Gumul Simpang Lima Kabupaten Blitar,” tambahnya.

Baca Juga:  Kotanya Dilanda Kabut Asap, Dua Mahasiswa Ini Berseru di Tugu Yogya

Kemensos juga akan mendistribusikan 10 ribu  paket makanan dan selimut dari  DKI Jakarta dan Jawa Tengah.

Erupsi Gunung Kelud pada Kamis (13/2) malam, mengakibatkan sedikitnya 35 desa dari sembilan kecamatan di Blitar, Kediri, dan Malang mengungsi. Diperkirakan 58.341 kepala keluarga terkena dampak bencana alam ini.

Jumlah tersebut terbagi atas 28.003 KK atau 96.843 jiwa di Kabupaten Blitar, 17.134 KK atau 58.842 jiwa di Kabupaten Kediri, dan di Kota Malang 13.204 KK atau 45.543 jiwa. (tya)

Baca Juga:  Hamil Tua, Istri Pilot Korban Jatuhnya Pesawat Tucano Tetap Tegar

SUTRIYATI