18 Orang Meninggal di AS Karena Vape, Kenali 5 Bahaya Rokok Elektrik Ini Bagi Kesehatan

Kenali Bahaya Rokok Elektrik Bagi Kesehatan

Hampir 11 juta batang rokok diisap di dunia dan 10 orang meninggal akibat rokok. Di Indonesia, 76% pria dewasa merokok. Banyak orang yang beralih ke rokok elektrik karena menganggap lebih sehat, Namun fakta bahaya rokok elektrik sama dengan rokok kretek .

Di Amerika Seikat (AS) dikabarkan sejumlah pasien yang mengalami dampak gangguan paru karena dampak dari penggunaan rokok elektrik atau vape semakin meningkat.

Dikutip dari Straits Times, lembaga kesehatan Amerika Serikat saat ini mencatat 1.080 orang mengalami gangguan paru, dan 18 orang dilaporkan tewas.

“(Rokok elektronik) memiliki ancaman kesehatan bagi publik di Amerika khususnya anak muda,” tegasnya. Ada peningkatan 275 kasus terkait vape sejak pekan lalu.

Bahaya rokok elekrik bagi kesehatan

Meskipun harganya jauh lebih mahal dibanding rokok biasa, sebenarnya rokok elektrik tidak benar-benar jauh dari zat kimia berbahaya yang mengancam kesehatan jiwa dan raga. Dilansir dari berbagai sumber, berikut penjelasan beberapa bahaya vape yang perlu diwaspadai!

1. Menurunkan sistem kekebalan tubuh

kekebalan tubuh menurun

Perokok aktif dan pengguna rokok elektir sama-sama menunjukkan tanda-tanda berkurangnya aktivitas 594 gen yang diketahui mendukung sistem kekebalan tubuh dan melawan infeksi. karena senyawa yang ditemukan dalam cairan vape yang berfungsi untuk menciptakan uap memiliki efek imunosupresif pada tubuh.

2. Bahaya rokok elekrik dapat meledak karena pemanasan berlebih

vape meledak

Ledakan dapat terjadi karena pemanasan berlebih dari baterai lithium ion yang digunakan untuk menggerakkan vape. Ledakan ini berbahaya dan dapat membunuh.

3. Bisa kecanduan, meskipun pada katrid tertulis “nicotin-free”

Ditemukan kandungan nikotin yang besarnya tidak sesuai pada label katrid isi ulang. Jadi meskipun pada katrid vape tertulis “nicotin-free”, belum tentu benar-benar bebas nikotin.

4. Kasus keracunan anak terjadi karena vape

keacunan anak

Cairan vape mengandung zat-zat kimia yang berbahaya bagi anak-anak. Kandungan nikotin cair di dalamnya sangat tinggi. Efek sampingnya bisa membuat otot berkedut, detak jantung meningkat, muntah, dan berkeringat. Bahkan apabila cairan terkena kulit, bisa menyebabkan sensasi terbakar.

5. Kandungan logam dalam asap vape sama besar bahkan lebih dari asap rokok tradisional

Sebuah penelitian menemukan bahwa logam seperti timah, nikel, perak, besi, aluminium, silikat, dan kromium terkandung dalam asap vape dalam jumlah yang sama bahkan lebih besar dari yang ditemukan dalam asap rokok tradisional.