Konflik Ukraina Mereda, Harga Minyak Dunia Turun

Konflik Ukraina Mereda, Harga Minyak Dunia Turun

NEW YORK (kabarkota.com) – Harga minyak dunia pada Jumat waktu Amerika atau Sabtu (2/7) pagi Waktu Indonesia Barat mengalami penurunan. Merosotnya harga minyak mentah ini seiring dengan meredanya kekhawatiran atas potensi gangguan konflik di Ukraina dan Timur Tengah.

Gene McGillian dari Tradition Energy mengatakan, selama ini patokan Amerika Serikat adalah minyak mentah light sweet dan West Texas Intermediate (WTI). Sedangkan untuk patokan Eropa menggunakan minyak mentah Brent North Sea.

Baca Juga:  Bhiksuni Indonesia: Konflik Rohingya di Myanmar bukan Masalah Agama

"Harga yang jatuh hampir 10 persen dari tertinggi mereka akhir Juni, dan kembali ke posisi pada awal Mei lalu," ungkap McGillian sebagaimana dilansir Antara, Sabtu (2/7).

Pihaknya menyebutkan, di New York Mercantile Exchange, pengiriman bulan September turun 29 sen menjadi 97,88 dolar AS per barel. Sementara di perdagangan London, pengiriman minyak mentah Brent North Sea juga mengalami penurunan 1,18 dolar AS menjadi 104.81 dolar AS per barel. Penurunan ini, sambung McGillian, sekaligus mematahkan anggapan akan munculnya gangguan pasokan minyak di pasar global, akibat kekhawatiran tersebut.

Baca Juga:  Ditanya Gaung Hukuman Mati Indonesia di Uni Eropa, Ini Komentar Dubes

"Kami terus mencurahkan beberapa spekulasi di pasar yang dibangun ke dalam apa yang mendorong kami ke level tertinggi selama sembilan bulan ini," ucapnya. (Tri)