Korban Meninggal Siswa SMP 1 Turi Tercatat 6 Orang

Proses evakuasi siswa SMP N 1 Turi Sleman, Slaman, pada Jumat (21/2/2020). (dok. istimewa)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY mencatat, sedikitnya enam siswa SMP N 1 Turi Sleman yang hanyut di sungai Sempor, Desa Donokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, DIY ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

“Korban luka maupun korban jiwa telah dirujuk ke pusat kesehatan terdekat,” ungkap Komandan TRC BPBD DIY, Pristyawan melalui siaran tertulisnya, Jumat (21/2/2020) malam.

Baca Juga:  3 Seruan AJI untuk Peliputan dan Pemberitaan Corona

“Jumlah korban hilang masih belum bisa dipastikan,” tegasnya.

Pristyawan menambahkan, hanyutnya para siswa tersebut akibat sungai yang meluap tiba-tiba sekitar pukul 15.30 WIB, ketika para siswa tengah melakukan susur sungai.

Padahal sebenarnya, pada pukul 13.15 WIB, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) DIY telah menyampaikan peringatan.dini bahwa di wilayah Sleman, termasuk Turi berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat dengan disertai petir dan angin kencang. Kondisi tersebut diperkirakan akan berlangsung hingga pukul 15.45 WIB.

Baca Juga:  Polda DIY Gelar Apel Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Alam

Hujan kemudian melanda hampir seluruh wilayah DIY, termasuk Turi, pada pukul 13.00 – 18.35 WIB.

Sementara salah seorang warga Turi yang rumahnya dekat sungai Sampor, Husain Efendy mengungkapkan, sungai tersebut besar dan banyak bebatuan.

“Lokasi tersebut memang sering dipakai outbond,” ucapnya saat dihubungi kabarkota.com.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian oleh Tim SAR gabungan masih berlangsung. (Rep-02)