KPU DIY Minta Pemda Fasilitasi Rapid Tes untuk Penyelenggara Pilkada di Tengah Pandemi

Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan (dok. screenshot zoom)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY berharap agar Pemerintah Daerah (Pemda) memfasilitasi Rapid Tes untuk para penyelenggara Pemilu di Bantul, Gunung Kidul, dan Sleman.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan dalam Sosialisasi Peraturan KPU (PKPU) No 5 Tahun 2020, yang dilakukan secara virtual pada Kamis (25/6/2020). Harapan itu menyusul rencana penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 yang akan digelar para 9 Desember 2020.

Baca Juga:  Ribuan Guru Honorer di Gunung Kidul akan Mogok Mengajar, Ini Alasannya

Menurutnya, dalam penyelenggaraan Pemilu di tengah Pandemi Covis-19 yang masih mengancam ini, para penyelenggara maupun peserta Pemilu harus menaati protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19, di setiap tahapannya.

“Sementara ini yang mendesak untuk menjalani rapid tes adalah pps di KPU Gunung Kidul,” tegas Hamdan.

(Dok. Screenshot zoom)

Mengingat, PPS di sana harus segera melakukan verifikasi faktual terkait adanya calon perorangan pada Pilkada mendatang. Sedangkan di dua kabupaten lainnya tak ada calon perseorangan yang akan maju.

Baca Juga:  Mantan Koruptor boleh "Nyaleg", Begini Komentar Novel Baswedan

“Ini sedang kami komunikasi dengan Pemkab Gunung Kidul,” imbuhnya.

Sementara Komisioner KPU DIY, Moh. Zaenuri Ikhsan menambahkan terkait rencana teknis pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang kemungkinan juga akan mengakomodir bilik khusus bagi pemilih dengan kasus Covid-19.

Hanya saja, pihaknya mengaku saat ini KPU di daerah sedang menunggu PKPU terkait pengaturan lebih detail soa teknis pemungutan suara dan berbagai tahapan lainnya. (Rep-01)

Baca Juga:  Gunakan Dana Keistimewaan, Dinas Kebudayaan DIY Produksi 15 Film