Kudeta Gagal, Presiden Turki akan Bersihkan Militer

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan (cnnindonesia.com)

JAKARTA (kabarkota.com) – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mencela upaya kudeta yang disebutnya sebagai “tindakan pengkhianatan”. Karenanya, di hadapan para pendukungnya di Istanbul, Erdogan menyatakan akan segera melakukan ‘pembersihan’ di tubuh militer Turki.

Sementara, Perdana Menteri Turki, Binali Yildirim mengklaim telah berhasil mengontrol situasi keamanan. Pihaknya telah memerintahkan aparat militer untuk menembak jatuh pesawat yang digunakan oleh komplotan pelaku upaya kudeta.

Baca Juga:  Top D'WE: Pupuk Organik Formula Baru, Inovasi Anggota Maporina Yogya

Perdana Menteri Turki, Binali Yildirim mengatakan pihaknya sudah berhasil mengontrol situasi keamanan.

Sebanyak 60 orang meninggal dunia dan 336 orang lainnya mengalami luka-luka dalam rentetan bentrokan yang sebagian besar adalah warga sipil.

Laman BBC Indonesia (17/7/2016) melansir, sebelumnya, salah-satu pesawat helikopter yang diterbangkan oleh pasukan yang terlibat dalam upaya kudeta ditembak jatuh di atas ibukota Ankara.

Sedangkan keberadaan Panglima militer Turki, Jenderal Hulusi Akar, masih belum diketahui. Dia dilaporkan telah disandera oleh tentara pemberontak, dan Jendral Umit Dundar, Kepala staf Angkatan Darat, yang kini ditunjuk sebagai penggantinya. (Rep-03/Ed-03)

Baca Juga:  Pengadilan masih Bermasalah, MaPPI Kenalkan Aplikasi Pantau Peradilan